Gencar Operasi Yustisi, Muspika Haurwangi Rutin Lakukan Penyekatan di Akhir Pekan

CIANJUR—Operasi yustisi dan penyekatan terus gencar dilakukan tim gabungan Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur. Dari sejak tanggal 3 hingga 20 Juli 2021, penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro-Darurat. Pasalnya, wilayah Kecamatan Haurwangi ini, berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung Barat (Banbar) untuk meningkatkan kewaspadaan dan frekuensinya lebih tinggi.


Camat Haurwangi, Iwan Karyadi, mengaku meskipun sebelum diterapan PPKM Mikro-Darurat, operasi yustisi dan penyekatan biasanya dilaksanakan menjelang akhir pekan. Namun saat memasuki PPKM Mikro- Darurat, penyekatan lebih ditingkatkan. “Sebenarnya operasi yustisi dan penyekatan itu dilaksanakan pada Jumat, Sabtu, dan Minggu. Tapi selama PPKM darurat, pelaksanaannya dilakukan setiap hari,” kata Iwan kepada wartawan Minggu (11/07/2021).


Ia pun tidak memungkiri jika wilayahnya relatif cukup rawan penyebaran covid-19 karena berbatasan dengan Kabupaten Bandung Barat. Karena itu, selama PPKM diterapkan, patroli pun dilakukan ke sejumlah tempat usaha di luar sektor esensial dan kritikal. “Memang kita rutin menggelar patroli dengan tim gabungan sambil menyosialisasikan berbagai aturan pada PPKM darurat. Seperti untuk rumah makan tidak boleh melayani makan di tempat tapi harus bawa pulang atau take away,” terangnya.


Menurutnya, diwilayah Kecamatan Haurwangi sendiri angka penambahan konfirmasi positif covid-19 cukup meningkat. Saat ini rata-rata mencapai 20 kasus. “Memang rata-rata hanya 5 kasus, Covid-19,” ungkapnya.


Sementara itu, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengatakan evaluasi pelaksanaan PPKM darurat akan dilakukan menyeluruh setelah kelar penerapannya selama dua pekan. Makanya evaluasi juga akan dilaporkan dari masing-masing kecamatan. “Memang dari setiap kecamatan melakukan evaluasi pelaporannya. Mereka mencatatkan setiap progres dari pelaksanaannya,” ujarnya.


Hingga saat ini, kata Yusman, belum bisa diketahui progresnya. Namun, ini secara periodik akan akan dievaluasi. “Selama tujuh hari, dari sejak pelaksanaan PPKM Mikro-Darurat belum bisa diketahui evaluasi hasilnya. Namun, setiap hari kami mencatatnya,” pungkasnya= SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.