Gelar Seminar Nasional, IPB Sebut Mahasiswa Vokasi Sangat Dibutuhkan Untuk Pemberdayaan Masyarakat

Himpunan Mahasiswa Vokasi (Himavo) AKMAPESA Sekolah Vokasi IPB, bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPB, menyelenggarakan Seminar Nasional. IST

BOGOR – Himpunan Mahasiswa Vokasi (Himavo) AKMAPESA Sekolah Vokasi IPB, bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPB, menyelenggarakan Seminar Nasional.

Dilaksanakan di Gedung Delta Sekolah Vokasi IPB University pada 23 Juli lalu, kegiatan yang digelar secara hibrid itu dihadiri 50 peserta secara luring dan 120 peserta daring melalui Zoom Meeting.

Bertajuk “Sinergi Pendidikan dan Pengabdian Mahasiswa Vokasi untuk Indonesia Berkemajuan”, Seminar Nasional ini dipandu oleh moderator Muh Faturokhman, S.Pt, M.Si yang juga merupakan Pembina Himpunan Mahsiswa Vokasi AKMAPESA IPB.

Menurutnya, sebagain besar peserta merupakan mahasiswa baik yang berasal dari Sekolah Vokasi IPB University maupun dari universitas lainnya di seluruh Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, IPB menghadirkan dua narasumber yang sangat kompeten. Antara lain Bagus P. Purwanto Wakil Dekan Sekolah Vokasi IPB University Bidang Akademik dan Kemahsiswaan dan Sofyan Sjaf, Wakil Kepala LPPM IPB Bidang Pengangabdian kepada Masyarakat.

Dalam pemaparannya, Bagus P. Purwanto, menyampaikan bahwa Insan akademis memiliki peran Tri Dharma perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Peran tersebut melekat juga kepada mahasiswa sebagai bagian dari insan akademis.

“Dalam hal ini, mahasiswa bisa berkolaborasi untuk terlibat dalam riset-riset yang sifatnya aplikatif yang dilakukan oleh Dosen. Aplikasi hasil riset tersebut menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Hasil riset yang tidak diaplikasikan ke masyarakat tidak akan ada gunanya, jadi seperti ngawang-awang,” kata dia dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Jumat (29/7/22).

Maka dari itu, lanjutnya, perlu diamalkan salah satunya melalui kegiatan pengabdian masyarakat. “Untuk itu, mahasiswa memiliki peran penting untuk terlibat dalam kegiatan pemberdayaan dan pengebdian masyarakat melalu berbagi program,” jelas Bagus P. Purwanto.

Sementara, Wakil Kepala LPPM IPB University, Sofyan Sjaf menyampaikan bahwa Mahasiswa Vokasi memiliki peran yang sangat strategis dalam ikut serta menyelesaikan permasalahan-permasalahan bangsa, khususnya bidang ekonomi dan ketahanan pangan.

Sebab, kata dia, permasalahan rendahnya produktivitas, kemiskinan dan ketimpangan yang terjadi saat ini berawal dari minimnya sumberdaya manusia yang kompeten dalam bidang tertentu.

Sofyan Sjaf menilai, Mahasiswa Vokasi yang pendidikannya berbasis vokasional atau keahlian akan sangat dibutuhkan untuk mengaplikasikan kompetensinya baik di dunia industri maupun dunia wirausaha sebagai entrepreneur.

“Sehingga ruang-ruang kosong yang selama ini belum diisi oleh keahlian tertentu akan diisi oleh alumni-alumni Sekolah Vokasi yang ada di Indonesia. Jika ini berhasil, maka permasalahan-permasalahan bangsa akan relative tertangani,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Sofyan Sjaf yang juga pengagas Data Desa Presisi menyampaikan dan mengajak mahasiswa serta alumni Sekolah Vokasi untuk terjun ke Desa.

Menurutnya, desa merupakan sumber pangan. Jika berbagai budidaya pertanian, peternakan dan perikanan dapat dioptimalkan dengan berbagai inovasi yang dihasilkan dosen dan mahasiswa maka ancaman kerawanan pangan akan dihindari. Secara benefit juga desa dapat memberikan penghasilan yang diatas rata-rata penghasilan pekerja industri,” tut

“Untuk itu, maka pendidikan vokasi dapat dirancang salah satunya mencetak aktivis-aktivis pemberdayaan desa,” kata Sofyan Sjaf.

Dia juga menyampaikan, jika sinergi pendidikan, penelitian dan pengabdian di Sekolah-sekolah Vokasi yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa berbasis pada inovasi yang aplikatif, maka Pendidikan Vokasional menjadi jawaban akan permasalahan bangsa.

“Hal ini menjadi trigger semua insan akademis vokasi untuk mengasilkan inovasi aplikatif yang dapat disinergikan dengan pendidikan dan pengabdian mahasiswa di masyarakat termasuk didalamnya Program MBKM,” terangnya.

Dan untuk itu semua, LPPM IPB siap mendorong dan memfasilitasi dengan berbagai program, seperti yang sudah dilakukan antara lain program Dosen Mengabdi, Dosen Pulang Kampung, Mahasiswa Mengabdi, mahasiswa Wiramuda, IPB Goes To Field (IGTF), Farmers Goes To IPB dan lain-lain,” tandas Sofyan Sjaf. =MAM/IPB(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.