Gara-Gara Alat Berat Beko Mogok, Puluhan Kendaran Truk Sampah di Cianjur Macet

CIANJUR – Puluhan kendaraan truk pengangkut sampah dari berbagai tempat berjejer ditempat pintu masuk tempat pembuangan sampah (TPS) Pasirsembung, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur tepatnya Jalan Raya antara Cilaku- Cibeber. Diduga antrian panjang kendaraan truk pengangkut sampah tersebut, terhalang alat berat jenis beko yang rusak milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur.


Informasi yang berhasil dihimpun, antrian panjang puluhan kendaraan truk pengangkut sampah tidak bisa masuk kekawasan tempat pembuangan sampah (TPS) Pasirsembung sering terjadi. Pasalnya, terhalang jenis alat berat beko yang mogok akibat sudah tidak layak pakai. Bahkan alat berat yang satunya, sudah tidak berfungsi, diduga akibat minimnya pemeliharaan.


Tutang Saleh (47) salah seorang warga BTN Pasirsembung mengaku kejadian antrian panjang truk penganggut sampah ke TPS Pasirsembung sering terjadi, bukan hanya hari ini saja. Bahkan minggu lalu juga terjadi antrian panjang, hanya memang tidak selama hari ini.


“Memang antrian panjang truk penganggut sampah ini, sudah terjadi dari sejak pukul 10.00 pagi tadi. Namun, anehnya kok bulan – bulan ini sering terjadi seperti itu? Apakah memang jenis alat-alat beratnya yang membolak-balikkan tumpukan sampahnya rusak atau sudah tidak perfungi, heran saya juga tidak mengerti,” ujarnya.


Kasi Pengendali Dampak Lingkungan (PDL) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Sugandi membenarkan jika antrian panjang kendaran truk penganggut sampah tersebut, terhalang alat berat jenis beko yang akibat rusak alat selang mesin kabilatornya. “Memang terjadinya antrian truk pengangkut sampah disepanjang jalan Cilaku-Cibeber itu, akibat terhalang mogoknya mesin alat beko. Tapi ini kan, sedang berupaya diperbaiki oleh tim teknis alat berat mudah-mudahan segera selesai,” kata Sugendi kepada wartawan melalui telepon genggamnya, Kamis (6/7/2023).


Dia mengaku jika alat berat yang satu unitnya lagi sudah tidak berfungsi. Saat ini, hanya ditangani oleh satu unit alat berat beko. Jadi selama ini hanya ditangani alat satu unit alat berat beko. “Mudah-mudahan saja, ada tambahan alat berat lagi. Karena memang kalau, hanya ditangani satu unit takutnya akan terkendala lagi,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.