Galian Tanah Merah Ilegal di Cicadas Diduga Dikelola Kepala Desa

Jalan disekitar lokasi galian tanah merah di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. IST

GUNUNG PUTRI – Dugaan Kepala Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor bermain bisnis galian tanah merah ilegal mulai mencuat, Kamis (16/5/2024).

Hal itu diungkapkan Ali salah satu orang yang dipekerjakan di lokasi galian tersebut oleh kepala Desa Cicadas.

Menurutnya galian tersebut akan digunakan oleh badan usaha milik Desa ( BUMDES) Cicadas.

“Ini bantu kades, karena lahannya akan dipakai untuk Bumdes begitu kata beliau,” aku Ali kepada wartawan.

Selain itu, pria berkepala plontos itu menyebutkan, bahwa kegiatan itu adalah cut and fiel bukan galian C, memang tanahnya dibawa keluar.

“Ini cut and fiel, memang tanahnya dibawa keluar untuk dijual, untuk jelasnya tanya langsung aja ke Kades,” ujarnya.

Senada, salah satu ceker mengaku bahwa galian tersebut dikelola oleh kepala desa, dan juga Ali sebagai penggali.

“Itu punya Pak Kades kalau penggali bang Ali orang Bojong nangka, saya juga orang Cikuda sebagai pekerja di sini,” bebernya.

Ia juga menjelaskan, tanah yang digali tersebut luasnya sekira 1.300 meter persegi “Itu kira-kira 1.300 meter, kata bos Ali sama Dian ini cuma diratakan saja bilangnya begitu mereka,” tutupnya.

Terpisah, Beling (27) warga yang melintas di Jalan Rawa Bule tersebut merasa khawatir dengan aktivitas galian tersebut, disebabkan galian tanah itu mulai menggangu para pengguna jalan.

“Aktivitas galian ini sudah mulai menggangu, para pengendara lain, sebab kendaraan yang melintas saja bertonase besar. Jalanan pasti rusak dan berdebu, inikan bukan jalan provinsi melainkan jalan kampung,” ungkapnya.

Sementara kepala Desa Cicadas Dian Hermawan berkilah bahwa kegiatan galian tersebut bukan kewenangannya. “Wajar atuh tahu mah, saya kan kepala Desa,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.