Gali Potensi Generasi Muda, Warga Kalongsawah Jasinga Gelar Berbagai Lomba

Gebyar awal tahun yang digelar warga Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga. (Ist)

JASINGA – Penggalian potensi dilakukan oleh warga di Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Warga berinisiatif menggelar kegiatan lomba qori, tahfidz, dan cerdas cermat yang di ikuti oleh anak-anak dengan slogan gebyar awal tahun 2022. Dengan semangat tinggi, warga menggelar acara tersebut dan di ikuti antusias warga, walaupun tidak mendapatkan dukungan dari pihak Pemdes setempat.

Tokoh Pemuda setempat, Abdul Nafis mengatakan, kegiatan ini salah satu kegiatan untuk menyatukan masyarakat sekitar dan harus terus di pertahankan dalam menggali potensi generasi muda. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas ketua RW Radok, dari mulai dia menjabat sampai dengan saat ini mampu menunjukkan eksistensinya dengan serangkaian kegiatan positif yang mampu menyatukan masyarakat,” ujarnya kepada Pakar Online, Minggu (9/1/2022).

Ia menambahkan, bahwa dirinya sangat menyayangkan minimnya suport dan tidak adanya keterwakilan dari Pemerintahan Desa Kalongsawah dalam acara itu, padahal kegiatannya sangat positif.

“Untuk yang sudah jadi agenda husus ketua RW bersama masyarakat mudah-mudahan kedepannya lebih meriah, ditambah untuk suport dari Pemdes sendiri diharapkan lebih terlihat, dan sangat disayangkan di momen yang cukup meriah ini minimal ada keterwakilan dari pemerintah desa,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Rukun Warga (RW) 05 Kampung Garisul, Asep Supardi merasa sangat bersukur dan semakin bersemangat, pasalnya selain serangkaian acara berjalan sukses, acara tersebut juga mampu menggali bibit-bibit prestasi masyarakat di wilayahnya. “Alhamdulillah rangkaian acara pembagian hadiah berjalan lancar, walaupun masih ada satu cabang pertandingan lagi yaitu bulutangkis yang besok baru pinal,” ujar pria yang akrab disapa Radok.

Ia berharap, dengan kegiatan ini salah satunya untuk menumbuhkan rasa percaya diri para generasi muda untuk mempersiapkan diri dalam perubahan zaman digital. “Kita juga berharap acara ini tidak dianggap sebagai ajang menang atau kalah, tapi lebih kepada mengeratkan silaturahmi antar warga RW lima, sebab selain itu ini ajang mencari bibir prestasi bagi generasi muda karna dijaman sekarang kita dituntut harus berani berkompetisi diera persaingan global,” sambungnya.

Alaina Nurul Safitri (9), salah satu bibit prestasi yang menyabet dua piala sekaligus yakni, kategori Qori juara III, dan Tahfidz juara I merasa bahagia dan ingin lebih berprestasi. “Alhamdulillah seneng, dan makin samangat belajar biar lebih berprestasi lagi kedepannya,” ujar gadis belia yang bercita-cita ingin jadi Qoriah internasional. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.