Gagal Beli Lahan SMPN 5 Cibinong, Rp15 Miliar Jadi Silpa

CIBINONG – Tim appraisal melalui Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor membatalkan pembelian lahan SMP Negeri 5 Cibinong yang berlokasi dikampung Kebon Kopi, Kelurahan Pabuaran, pada Rabu (3/1/2024).

Kasie Sarpas Paud dan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Wembi Syarif Chan mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) sebesar Rp 15 miliar untuk pembelian lahan SMPN 5 Cibinong seluas 7.000 meter.

Namun, pembelian lahan seluas ribuan meter yang seharusnya dibeli pada akhir Desember 2023 tersebut berujung dibatalkan.

“Pembelian lahan seluas 7.000 meter di Kampung Kebon Kopi, Kelurahan Pabuaran kecamatan Cibinong kita batalkn. Alasannya karena harga tanah yang akan kita beli diatas appraisal dan kita tidak melakukan deal dengan warta setempat,” katanya kepada PAKAR, pada Rabu 3 Januari 2024.

Ia mengungkapkan bahwa warga setempat meminta pembelian lahan seluas 7.000 meter tersebut dengan nilai Rp 2 juta/per-meter.

“Harga tanah yang diminta warga setempat itu Rp 2 juta/per-meter dan pokoknya itu tidak masuk. Dan lebih baik kita batalkan saja dan mencarikan lokasi lain yang lebih layak,” ungkapnya.

Wembi menyebut karena pembelian lahan untuk pembangunan SMPN 5 Cibinong dibatalkan, maka anggaran sebesar Rp 15 miliar tersebut menjadi Silpa (Sisa lebih perhitungan anggaran) dan dikembalikan ke Kas Daerah.

“Kalau gagal beli lahan itu, yah anggaran yang kita siapkan (Rp 15 miliar) jadi silpa, dan akan dilanjut tahun 2024. Tetapi Pemerintah Kecamatan Cibinong harus mengusulkan kembali dimana lokasi strategis untuk pembangunan SMP Negeri 5 Cibinong,” tukasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.