Gabungan Ormas di Bogor Turut Kutuk Kebiadaban Israel di Palestina

Ketua Ormas BBRP Kota Bogor, Umar Dani saat melakukan orasi di halaman Masjid Al Muttaqien, dalam kegiatan aksi bela Palestina di Kota Bogor. Syarif|Pakar

BOGOR – Pernyataan sikap dan aksi dukungan perjuangan kepada rakyat Palestina untuk melawan penjajahan Israel dilakukan di Masjid Raya Al Muttaqien, Jalan Pandu Raya, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat (21/5/2021). Orasi dan pernyataan sikap menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka, diantaranya, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, Ust. HM Ismail Yusanto, Cendekiawan Muslim, Ust. Iyus Khairunnas, Ketua GNPFU Bogor Raya, Ust. Abdul Khalim, Ketua DDII Kota Bogor, Habib Novel Al Athos, Ketua LDF Jawa Barat, KH. Amirudin A. Fikri, Khairu Ummah.

Selain dihadiri para ulama, acara yang bertemakan, “Dengan Momen Hari Kebangkitan Nasional, Kita Mendukung Penghentian Penjajahan Bangsa Israel di Bumi Palestina Sesuai Amanat UUD 1945”, dihadiri juga sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) di Bogor Raya. Diantaranya, BBRP, KPMP, GIBAS, LMPI, SAPU JAGAD, LAPBAS, dan GEMPA.

Sejumlah Ormas tersebut sebelumnya melakukan aksi damai di kawasan Tugu Kujang, kemudian semua bergabung dengan kegiatan di Masjid Raya Al Muttaqien. Ketua BBRP Kota Bogor, Umar Dani dalam orasinya mengatakan, ormas-ormas yang hadir dalam acara ini mengutuk keras kebiadaban Israel yang membombardir Palestina. Banyak rakyat Palestina yang menjadi korban, terutama anak-anak dan perempuan. “Ini merupakan aksi kemanusiaan dan kepedulian kami dari Indoensia bagi rakyat Palestina. Kami mengutuk perbuatan Israel yang telah membunuh rakyat Palestina dengan melakukan mombardir ke Palestina,” tegas Umar.

Ia juga meminta kepada pemerintah Indonesia untuk berjuang dan membantu kemerdekaan negara Palestina. “Kami mohon aspirasi dan permintaan ini diterima oleh pemerintah dan ditindaklanjuti untuk melakukan upaya diplomatik dalam memberikan kemerdekaan kepada Palestina,” jelasnya.

Senada, Ketua GIBAS Resort Kota Bogor, Umar Jagat meminta agar Palestina diberikan kemerdekaan, karena sudah banyak korban-korban jiwa tidak berdosa berjatuhan. Anak-anak menjadi korban dan banyak wanita yang menjadi janda akibat suaminya tewas terkena serangan bom dari Israel. “Apa yang dilakukan oleh Israel sangat biadab dan tidak berprikemanusiaan. Sudah banyak korban jiwa dari rakyat Palestina dan itu keprihatinan kami sesama umat muslim disini. Semoga aksi ini mendapat perhatian pemerintah,” tandasnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.