Forum UMKM Gandeng BJB Kabupaten Bogor Berikan Pinjaman ke Pelaku Usaha

Forum UMKM menggandeng BJB Cabang Kabupaten Bogor, untuk modal usaha kepada para aktivis usaha di wilayah Kecamatan Tamansari. Itu terkuak saat sosialisasi yang berisikan tata cara dan mekanisme pinjaman modal usaha, Kamis [14/10/2021]. Andrey | Pakar

TAMANSARI- Forum Usaha Mikro Kecil dan Menengah [UMKM] dan Bank Jabar Banten [BJB] Cabang Kabupaten Bogor, melakukan sosialisasi kepada para aktivis usaha di wilayah Kecamatan Tamansari. Sosialisasi tersebut berisikan tata cara dan mekanisme pinjaman modal usaha.

Ketua Forum UMKM Kabupaten Bogor, Surya Purnama mengatakan, pihaknya sedang melakukan pendampingan untuk teman-teman pelaku UMKM yang terpuruk, dan bahkan ada yang tutup usahanya. Sehingga, salah satu jalan untuk mereka tetap bertahan dan bangkit, adalah suntikan modal usaha.

“Untuk itu, Forum UMKM bersama BJB melakukan roadshow atau keliling ke seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor, untuk menyosialisasikan mengenai permodalan UMKM,” jelasnya kepada wartawan, Kamis [14/10/21].

Untuk wilayah Tamansari, menjadi titik ke-27 yang selanjutnya ke wilayah Nanggung dan Caringin. Khusus kepada UMKM, BJB akan merealisasi pinjaman dengan bunga sangat ringan. Bahkan, untuk mempermudah, sama sekali tidak menggunakan jaminan dengan label kredit mesra.

“Dan tugas forum adalah memberikan edukasi dan memfasilitasi yang datang ke forum. Kami dengan tangan terbuka menerima teman-teman aktivis usaha yang di satu kecamatan bisa mencapai ribuan anggota pelaku UMKM,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Surya, forum juga memberikan pengarahan kepada para pelaku bisa mempromosikan produk serta melakukan transaksi melalui platform digital. Dengan demikian, diharapkan pasar UMKM Kabupaten Bogor semakin luas.

Sementara itu, Sonny Eko Hendartor, selaku Manager Sentral BJB Cabang Kabupaten Bogor menjelaskan, dengan diadakannya pendampingan ini, diharapkan bisa memotivasi dan membantu para pelaku UMKM, sehingga bisa bangkit dan bersemangat, walau di masa pandemi seperti sekarang ini.

“Jadi BJB memberikan kredit kepada pelaku UMKM sesuai dengan porsi dan kemampuan. Artinya, kredit atau modal yang dipinjamkan jangan juga sampai membebani di kemudian hari,” jelas Sonny.

Sonny menambahkan, untuk kategori usaha mikro, pemberian kredit, contoh kredit usaha rakyat [KUR] mikro dengan nilai Rp 10-50 juta sampai Rp 500 juta, dan tidak memberatkan. Artinya, BJB memberikan sesuai porsinya, bukan berdasarkan keinginan.

“Kami pun memberikan bunga yang ringan, yaitu 6 persen setahun. Ini sangat ringan untuk pelaku UMKM. Contoh kredit pinjaman di nilai 5 juta dan 6 persennya berarti sekitar 300 ribu rupiah per-bulan, artinya masih terjangkau,” katanya.

Ditegaskannya, BJB siap membantu dan mempermudah ke teman-teman aktivis usaha untuk mengajukan pinjaman modal usaha. Tentunya, selain membangun UMKM, tujuan BJB adalah ikut upaya pemulihan ekonomi ke depan,” imbuhnya.=NDR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.