Elly Rachmat Yasin Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPC PPP Kabupaten Bogor

Musyawarah Cabang BPC PPP ke IX di Hotel Seruni Cibeurem-Cisarua. Yusman | Pakar

CISARUA – Musyawarah Cabang ke IX BPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor kembali memilih Elly Rachmat Yasin sebagai Ketua partai berlambang Ka’bah periode 2021-2026, Rabu (13/10/2021).

Anggota DPR RI Dapil Kabupaten Bogor ini terpilih secara aklamasi pada Muscab yang digelar di hotel Seruni Cibeurem-Cisarua.

Terpilihnya Elly Rachmat Yasin setelah laporan pertanggungjawabannya diterima penuh tanpa syarat dan satu persatu menyatakan agar dirinya tetap menjadi ketua DPC PPP Kabupaten Bogor.

“Ya melihat hasil sidang, dan mereka menerima penuh pertangungjawaban saya tanpa syarat, dan semua menunjuk saya kembali jadi ketua,” ujar Elly Rachmat Yasin kepada wartawan.

Sebagai ketua terpilih, Elly siaap menindaklanjuti apa yang menjadi harapan partai ke depan dengan memaksimalkan pasukan yang ada, PPP akan terus bersinergi .

“Artinya mereka punya harapan Sinergitas kita sebagai partai, dan sinergi kita sebagai partai pemenang Bupati. Artinya harus sinergi antara pemerintah daerah dengan partainya,” sambungnya.

Memasuki Pileg, dan Pilkada pada tahun 2024 nanti, istri dari Rachmat Yasin ini juga menargetkan setiap dapil mendapat jatah dua kursi di wilayah yang tinggi seperti Dapil 1 dan Dapil 3. Sementara, di wilayah sedang satu kursi per dapil.

Untuk mengejar perolehan kursi di Pileg 2024, pihaknya mengaku sedang mempersiapkan program pemenangan.

“Tapi yang jelas kita sedang mempersiapkan formulasi pemenangan PPP, dengan kondisi saat ini menjadi cambuk bagi kami untuk mengoptimalkan ke daerah-daerah untuk kita mendapatkan kursi dengan 4,2%,” ungkapnya.

Namun begitu, di masa pandemi seperti ini tentunya ada perubahan yang berarti dimana masa pandemi ini ada sedikit kendala dalam sosialisasi.

“Biasanya saya bebas bersosialisasi berapa pun banyak mengumpulkan orang. Kita akan puas jika yang datang banyak orang. Tapi sekarang kan berubah. Jadi sosialisasi saya juga berubah. Kalau dulu mengumpulkan banyak orang. Sekarang lebih kepada dor to dor,” terangnya.

Meski demikian, pertemuan secara langsung juga dengan para tokoh masyarakat, ketemu kader masih tetap dilakukan, hanya saja jumlahnya tidak sebanyak saat itu menyesuaikan aturan yang ada di masa pandemi.

“Artinya aspirasi masih tetap bisa masuk, harapan-harapan mereka masih bisa kita tampung, program-program masih bisa berjalan,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.