Eksodus, 18 Ribu Warga Jakarta Berpotensi Gunakan Hak Suara di Pilkada Kabupaten Bogor

Ilustrasi warga Jakarta eskodus ke Kabupaten Bogor. (Dok.Freepik)

CIBINONG – Kebijkan Pemprov DKI Jakarta menonaktifkan belasan ribu Kartu Tanda Penduduk (KTP), memungkinkan mereka untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2024 di Kabupaten Bogor.

Berdasarkan informasi yang didapat, ada sekitar 18 ribu warga yang sebelumnya ber KTP DKI Jakarta eskodus ke Kabupaten Bogor karena kebijakan penonaktifan yang dilatarbelakangi tidak tinggalnya warga yang bersangkutan di Ibu Kota.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, Hadijana tak menampik jumlah tersebut. Dia mengatakan bahwa
sudah ada sekitar 18 ribu warga yang pindah kependudukannya ke Bumi Tegar Beriman sejak awal Januari 2024.

“Info terakhir dari Jakarta yang bergeser administrasi kependudukannya ke Kabupaten Bogor kurang lebih 18.000an, tapi kemaren yang sudah melaporkan kepindahannya kurang lebih di angka 13.000. Jadi masih ada kurang lebih di angka 5.000an yang belum melaporkan administrasi kependudukannya,” ungkap Hadijana kepada wartawan, Minggu (19/5/2024).

Kendati demikian, Hadijana tidak bisa
menanggapi apakah data tersebut bisa digunakan untuk Pilkada atau tidak.

Sebab, kata dia, Disdukcapil hanya merekam perpindahan administrasi kependudukan yang kemudian dilaporkan ke pusat sebagai DP4 atau Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan.

Hanya saja menurutnya , warga yang administrasi kependudukannya berpindah ke Kabupaten Bogor akan secara automatis masuk dalam DP4 di pusat.

“Kalau KPU datanya dari pusat kita hanya memfasilitasi warga yang DP4 untuk melakukan perekaman bagi yang belum direkam,” jelas Hadijana.

Sementara, Ketua KPU Kabupaten Bogor M adi Kurnia menyebut, pihaknya masih menunggu DP4 dari KPU RI soal penambahan limpahan penduduk dari DKI Jakarta itu.

“DP4 kita masih tunggu dari KPU RI sampai ke KPU Provinsi, mungkin nanti akan diturunkan kepada kami KPU Kabupaten Bogor untuk DP4-nya,” papar dia.

Adi pun m ngaku belum mengetahui ada tidaknya peningkatan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada nanti.

“(Ada peningkatan DPT?) Kita belum tahu karena belum mendapatkan DP4-nya,” kata Adi. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.