Dua Siswa di Bogor Terpapar Covid Saat PTM, DPRD Jabar: Jangan Ceroboh!

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Terpaparnya dua siswa SMA di Kabupaten Bogor saat masa uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM), menuai reaksi keras dari anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya.

Dia menilai, kejadian tersebut merupakan tamparan keras bagi pemerintah. Sebab, semangat menuju pelaksanaan PTM belum dibarengi secara maksimal dengan pengawasan protokol kesehatannya.

“Protokol ini bukan hanya menyangkut mekanisme administratif seperti perizinannya saja, tetapi secara substantif pun syarat-syaratnya harus dipenuhi. Misal, para gurunya sudah ter vaksin atau setidaknya sudah diperiksa dan dinyatakan bebas covid. Begitu juga dengan siswanya,” jelas Asep dihubungi PAKAR, Kamis (8/4/2021).

Ketika semua dinyatakan sehat pun menurutnya, tidak mengartikan semua dalam kondisi aman. Semaksimal mungkin seharusnya pihak sekolah juga pengawas yang ada, mengawasi dan memeriksa betul setiap proses yang berjalan saat PTM.

Anggota DPRD Jawa Barat Dapil Kabupaten Bogor ini pun menyebut, adanya siswa yang terpapar Covid-19 mengindikasikan jika aturan protokol kesehatan dalam PTM belum dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

“Jangan ceroboh karena kelengahan para pemangku kepentingan di lapangan akan berdampak luas dan menyangkut keselamatan jiwa semuanya juga. Sebab yang paling utama adalah hindarkan sekolah menjadi klaster penyebaran wabah covid,” tegasnya.

Disamping itu, Wakil Ketua DPD Demokrat Jawa Barat ini meminta pihak sekolah untuk tetap menjalankan program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) saat uji coba PTM dilaksanakan.

Tujuannya, kata dia, ketika ada siswa yang tidak bisa mengikuti PTM karena sakit atau karena kekhawatiran orang tua siswa, bisa tetap mendapatkan haknya sebagai pelajar.

“PTM jangan meniadakan PJJ, sehingga saat proses PTM dijalankan secara bergilir maka PJJ pun tetap dilaksanakan,” tandasnya. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.