Dua Kali Ditolak KPU, Calon Bupati Perseorangan Ngaku Terzolimi

Gedung KPU Kabupaten Bogor. (Dok.Pakar)

CIBINONG – Gunawan Hasan, Bakal Calon Bupati (Bacabup) Bogor jalur perseorangan meradang usai untuk kedua kalinya berkas persyaratannya untuk menjadi peserta Pilkada Kabupaten Bogor ditolak KPU.

Gunawan Hasan mengaku terzolimi atas keputusan KPU tersebut. Dia mengaku akan membuka penyebab-penyebab yang mengakibatkan dirinya tidak lolos sebagai peserta Pilkada Kabupaten Bogor.

“Saya dapat informasi intinya saya tidak bisa lanjut lewat independen. Karena itu terzolimi adapun hal-hal kenapa terzoliminya, itu nanti saya akan buka semuanya,” cetusnya kepada wartawan, Senin (1/7/2024).

Tak hanya itu, Gunawan Hasan juga mengaku akan membuka kepada publik betapa bobrok KPU Kabupaten Bogor selama dia dan Rudi Harianto menjalankan rangkaian pendaftaran sebagai pasangan calon perseorangan.

“Iya semua kebobrokannya saya akan buka itu nanti,” tegas dia.

Kendati demikian, Gunawan Hasan belum memberikan keterangan kapan hal tersebut akan ia sampaikan ke publik.

“Saya gabisa jawab dulu, ya intinya saya gak bisa maju karena saya terzolimi adapun nanti akan saya buka pada waktunya karna ini walaupun bagaimana saya jaga kondusif juga,” jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor, menetapkan tidak ada calon Bupati jalur perseorangan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Penetapan tersebut diputuskan usai KPU melakukan verifikasi administrasi (Vermin) atas perbaikan berkas dukungan pasangan Gunawan Hasan-Rudi Harianto.

Sekretaris KPU Kabupaten Bogor, Azhar Hidayatullah menjelaskan, pleno Vermin yang dilakukan pihaknya pada Jumat 28 Juni malam hari tersebut menyatakan bahwa berkas dukungan pasangan Gunawan Hasan-Rudi Harianto tidak memenuhi syarat atau TMS).

“KPU Pleno, kalau MS (memenuhi syarat) lanjut verfak, kalau TMS statusnya dikembalikan,” jelas Azhar kepada wartawan.

Menurutnya, syarat dukungan minimal yang dikumpulkan pasangan Gunawan Hasan-Rudi Harianto tidak sampai 80 ribu suara sebagai syarat minimal yang harus dipenuhi.

“Jumlah data pendukung yang MS nya sepertinya belum memenuhi jumlah minimal. Jadi TMS,” tegas Ashar. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.