Dua Jalan di Kota Bogor Ditutup Selama Enam Bulan, Catat Waktunya

BOGOR – Dua ruas jalan di Kota Bogor akan ditutup untuk sementara selama enam bulan kedepan karena terdampak pembangunan double track kereta api jurusan Bogor-Yogyakarta. Dua ruas jalan itu yang terdapat pelebaran jembatan double track di antaranya, jembatan Empang di Jalan Pahlawan Kecamatan Bogor Selatan dan jembatan Paledang di Jalan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah.

Pihak Polresta Bogor Kota akan melakukan pengalihan arus lalulintas di kedua titik Jalan yang ditutup sementara. Kanit Turjawali Polresta Bogor Kota, AKP Budi Suratman mengatakan, selain mengalihkan arus, petugas sudah menyiapkan jembatan sementara atau jembatan bailey untuk kedua jalur tersebut. Sudah dilakukan dan dua kali uji coba bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.

“Penutupan akan dimulai besok Rabu (24/2/2021), pada kedua ruas jalan. Jadi pembongkaran jembatan dimulai pukul 08.00 WIB,” kata Budi, Selasa (23/2/2021).

Penutupan jalan, lanjut Budi, akan berlangsung selama enam bulan sesuai dengan target pembangunan jembatan di kedua jalan itu. Selama penutupan jalan, kendaraan besar seperti bus dan truk tronton tidak bisa melewati kedua jalur tersebut. Baik di Jalan Pahlawan maupun di Jalan Paledang.

Bahkan, petugas menempatkan alat pengukur kendaraan di dekat Jalan Pahlawan, tepatnya di Simpang Bogor Nirwana Residence (BNR) agar tidak ada kendaraan besar yang bisa menerobos.

“Yang bisa melintas di jalur empang adalah kendaran umum. Kecuali kendaraan tronton atau besar sehingga tidak bisa memasuki jalur seputaran Empang,” tegasnya.

Sama halnya dengan dengan Jalan Paledang, petugas akan ditempatkan di Pertigaan Bank BNI. Sehingga, kendaraan yang bisa memasuki Jalan Paledang hanya kendaraan umum dan kendaraan pribadi, kecuali kendaraan besar.

Dalam hal ini, Budi pun mengatakan bahwa Satlantas Polresta Bogor Kota bersama Dishub Kota Bogor melakukan imbauan dan sosialisasi melalui media, dan sosial media. Serta pihak proyek yang langsung menyampaikan ke masyarakat sekitar agar masyarakat bisa mengambil jalur yang lebih baik.

“Nanti ada plang atau imbauan di titik simpul, terutama di Simpang Ekalokasari, di Internasional Motor, maupun di Simpang BNR. Sekaligus di BNI, di PLN palednag, maupun di seputaran Jembatan Merah,” tutupnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.