Dua Hari Terseret Sungai Cileungsi, Edi Suryadi Ditemukan Meninggal Dunia

GUNUNGPUTRI – Terseret aliran sungai Cileungsi sejauh belasan kilometer selama dua hari, korban bernama Edi Suryadi (39) asal Kampung Cikeas Nagrak, RT 02/01, Desa Nagrak akhirnya berhasil di temukan oleh tim gabungan, Selasa (9/11/2021)

Penemuan korban tersebut dalam keadaan utuh dan tersangkut di pinggiran aliran sungai Cileungsi tepatnya di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Anggota Resque, Nouval mengatakan kejadian tersebut bermula bahwa si korban bersama rekannya sedang mencari ikan dengan menggunakan perahu rakitan.

“Namun setelah korban dan rekannya ingin bergegas pulang, kondisi debit air mulai meningkat dan korban malah terjatuh dan rekannya meminta pertolongan kepada warga sekitar pada Minggu (7/11/2021),” katanya.

Setelah mendapatkan laporan pada saat itu, tim gabungan pun langsung melakukan pencarian korban di aliran sungai Cileungsi, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Kasie Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani mengungkapkan bahwa pihaknya telah menemukan korban yang terseret di aliran sungai Cileungsi.

“Korban hari ini sudah kita temukan dalam keadaan utuh dengan dibantu tim gabungan sekitar pukul 11.24 WIB yang lokasinya disungai Cileungsi pangkalan 1,” katanya.

Ia menuturkan bahwa korban terseret aliran sungai Cileungsi sejauh 18 kilometer lebih dan segera dibawa ke rumah duka yang berada di Desa Limun Nunggal, Kecamatan Cileungsi.

“Setelah kita temukan dalam keadaan utuh, dengan pencarian selama 2 hari. Korban pun kita larikan ke rumah duka dan segera dimakamkan,” tandasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.