DPRD Soroti Anggaran Foto Copy, Rudy: SKPD Terlalu Boros!

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, menyoroti
pembiayaan foto copy Pemkab Bogor dalam setiap kali kegiatan.

“Ini setiap rapat pembahasan dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), untuk biaya foto copy bisa sampai Rp20 juta. Ada 36 SKPD jadi untuk foto copy saja bisa menghabiskan Rp720 juta,” kata Rudy, Jumat (19/2/2021).

Dia menilai, uang sebesar itu terlalu boros kalau hanya untuk foto copy. Selain itu, dokumen tebal yang menjadi bahan pada rapat APBD pada akhirnya membutuhkan banyak ruang untuk menyimpannya.

Atas hal tersebut, Rudy meminta Pemkab Bogor untuk mulai menerapkan digitalisasi semua dokumen daerah. Baik yang masih bersifat rancangan untuk dibahas bersama anggota dewan, maupun yang sudah menjadi produk peraturan daerah, perbup, atau produk non-perda.

“Sekarang sudah masuk zaman digitalisasi. Kan kita juga sudah bisa pakai tablet, jadi cukup file digital,” tuturnya.

Menurutnya, digitalisasi dokumen jauh lebih efektif dalam segi apapun. Terlebih, hal ini sekaligus mendukung keterbukaan informasi publik. Dan dokume yang sudah disahkan sebaiknya, bisa di akses oleh masyarakat melalui teknologi informasi dan komunikasi.

“Termasuk APBD, itu kan bukan dokumen rahasia. Masyarakat boleh tahu. Kalau masih berbentuk fisik (buku), membacanya butuh banyak waktu. Selain itu, hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu saja. Tidak semua orang bisa mengakses,” cetus Rudy.

Politisi Gerindra ini pun mengaku sudah berulang kali meminta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), untuk mengirimkan salinan APBD cukup dalam bentuk digital, lalu dikirim menggunakan surat elektronik.

“Namun, usulan itu tak kunjung terealisasi,” katanya.

Hal yang sama pun dikatakan Aggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Andi Permana. Dia mengaku jika kesulitan untuk melakukan fungsi kontrol jika APBD masih berbentuk fisik seperti saat ini.

“Tidak mungkin kami bawa-bawa APBD terus kan kemana-mana lalu mencari-cari program dengan mengurut halaman satu per satu. Sekarang sudah era digital. Harusnya, Pemkab Bogor juga menggunakan teknologi. Kami harap ini bisa direalisasikan,” jelas Politisi Gerindra ini. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.