DPRD Masih ‘Ogah’ Bahas Pengajuan Pj Wali Kota Bogor, Sekda Syarifah Masuk Daftar 

Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah. IST

BOGOR – Disaat di Kabupaten Bogor sudah ada sejumlah nama yang diusulkan untuk menjadi Penjabat (Pj) Bupati Bogor. Namun, di Kota Bogor sampai saat ini belum ada aksi apapun terkait pengusulan nama-nama tersebut.


Bahkan, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mengakui, jika pihaknya mengaku belum melakukan pembahasan terkait Pj yang akan akan mengisi kekosongan jabatan Wali Kota Bogor Bima Arya, dan wakilnya Dedie A Rachim pada akhir tahun 2023.


“Usulan nama-nama Pj Walikota hingga hari ini belum pernah membahasnya. Alasan belum melakukan pembahasan pertama adalah massa berakhirnya jabatan pasangan Bima dan Dedie paling tidak berakhir pada akhir Desember. Jadi, Insya Allah terkejar karena biasanya dikasih waktu selama 10 hari untuk mengusulkan nama, nanti biasanya dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pengumumannya kan H-3 atau H-2,” papar Atang, kemarin.


Atang menuturkan, saat ini pihaknya masih menunggu arahan dari Kemendagri. Sebab, selama belum ada perintah untuk memberikan usulan DPRD Kota Bogor tidak akan membahasnya. “Sekarang kalau kita mau bahas kan belum ada rujukannya,” tegasnya.

Masih kata Atang, jika merujuk syarat administrasi sebenarnya aturannya sudah mengunci yakni minimal pejabat yang diusulkan adalah golongan atau pangkat eselon IIA untuk jabatan tinggi pratama.
“Jangan sampai seperti di Sukabumi ditolak, dan disuruh mengganti, sehingga tidak diproses. Syarat administrasi, itu sudah mengunci,” terang dia.


Diketahui, adanya masa transisi menjelang Pemilu 2024 serentak, kursi beberapa kepala daerah bakal diisi oleh Penjabat atau Pj, termasuk kursi Pj Wali Kota Bogor pada akhir tahun 2023.


Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati angkat suara terkait dirinya yang digadang-gadang bakal menjadi Pj Wali Kota Bogor menggantikan Bima Arya pada Desember 2023.


Syarifah Sofiah menjelaskan, sebagai ASN alias aparatus sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bogor tentunya harus siap ketika ditugaskan sebagai apapun dan di manapun.
Menurut dia, dirinya harus siap ketika sebaliknya Pemerintah Provinsi Jawa Barat atau Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memutuskan pihak lain untuk memimpin Kota Bogor sementara.


“Kami pun harus siap, karena pada dasarnya pada saat wali kota dan wakil kota tidak menjabat lagi maka daerah tidak boleh ada kekosongan. Bagaimana kita mengkonsolidasikan dan mengintegrasikan ASN yang jumlahnya 6.000 dan non ASN 6.000 dengan total 12.000 orang,” terangnya.


Saat disinggung apakah untuk menjadi Pj dirinya akan terkendala usia. Di mana, Syarifah yang kelahiran Pandeglang, 10 November 1964 itu akan pensiun pada November 2024.
“Saya pensiun di Desember 2024, itu saja atau tidak akan terkendala,” tukas dia.


Sebelumnya, sejumlah nama sudah mulai diperbincangkan karena diproyeksikan sebagai pengganti sementara Bima Arya.=ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.