DPRD Cianjur Soroti Dua Pelajar MTs Tewas Akibat Tawuran

Ilustrasi tawuran pelajar. (Ist)


CIANJUR – Dua orang siswa pelajar MTs Bojongjati, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur, tewas seketika. Diduga tewasnya kedua orang pelajar tersebut, akibat tawuran antar pelajar yang terjadi di Jalan Raya Bojonglarang, tepatnya di Bojongkasih Desa Bojonglarang Kecamatan Cijati, pada Selasa (12/9/2023).


Informasi yang berhasil dihimpun, pertistiwa kejadian tauran antar pelajar tersebut berujung menghilangnya dua orang nyawa pelajar MTs Bojongjati, bernama Denis Pratama dan Wisnu Pirmansyah. Usut punya usut ternyata kasus tragis yang telah menghilangkan nyawa dua orang pelajar tersebut, disoroti salah satu anggota DPRD Kabupaten Cianjur Abdul Karim.
Hingga saat ini tersangka pelaku berinisial RP (15) siswa SMP PGRI Cijati telah diamankan dan dalam proses penyelidikan dan penyidikan pihak aparat di Polsek Kadupandak.


Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Abdul Karim mengatakan, kejadian kekerasan antar pelajar yang berujung hilangnya nyawa Denis Pratama dan Wisnu Pirmansyah Pelajar MTs Bojongjati, menambah catatan kelam dunia pendidikan. “Akibat dari kejadian tauran antar pelajar tersebut, DPRD menilai jika di wilayah Cianjur sampai saat ini belum aman untuk pelajar,” tegas legislator dari Partai Gerindra ini.


Abdul Karim, mengecam segala bentuk tindakan kekerasan terhadap pelajar. Pasalnya tidak sesuai dengan visi dan misi Cianjur Lebih Maju dan Agamis. Sehingga tidak terlepas dari sorotan anggota DPRD Kabupaten Cianjur. “Memang kami mengecam keras atas segala bentuk tindakan kekerasan terhadap pelajar. Apalagi ini sampai merenggut nyawa seorang siswa. Sehingga para pelaku ini perlu dikenakan hukuman yang serius,” pungkasnya. NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.