DPRD Cianjur Apresiasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Berdasarkan Hasil Reses

CIANJUR—Hingga saat ini yang menjadi keluhan dikalangan masyarakat Cianjur, adalah masalah sarana infrastruktur jalan. Pasalnya, berdasarkan hasil reses yang disampaikan melalui aspirasinya kepada para wakil rakyat/DPRD Kabupaten Cianjur yang mendominasi terkait soal kondisi infrastuktur jalan dan jembatan.”Demikian hal tersebut, disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Rustam Effendi kepada wartawan, Jumat (3/6/2022).


Menurutnya, keluhan masyarakat tersebut, saat dilaksanakan kegiatan reses didominasi soal kondisi infrastruktur jalan maupun jembatan. Mereka meminta agar ada percepatan penanganan kondisi infrastruktur jalan maupun jembatan untuk menunjang aktivitas. “Memang hampir mencapai sekitar 70% keluhan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada kami di DPRD saat melakukan reses terkait soal infrastruktur jalan dan jembatan,” kata legislator dari Fraksi Partai NasDem ini.


Sejauh ini, lanjut Rustam, setiap wakil rakyat di DPRD Kabupaten Cianjur langsung menindaklanjuti semua keluhan dan aspirasi masyarakat. Keluhan dan aspirasi disampaikan langsung ke setiap OPD teknis yang berkaitan. “Soal infrastruktur jalan dan jembatan, kami koordinasikan dengan Dinas PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) serta Disperkim (Dinas Perumahan Kawasan Permukiman),” ujar orang yang sering disapa Utem ini.


Setiap anggota DPRD, kata Rustam menyinkronkan keluhan dan aspirasi masyarakat untuk memastikan tertampung dalam program prioritas di perangkat daerah teknis. Koordinasikan juga dilakukab dengan Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Cianjur. “Alhamdulillah secara persentase, (aspirasi) mayoritas masuk ke dalam rencana pembangunan Kabupaten Cianjur,” terangnya.


Selain infrastruktur jalan, sebut Rustam, tak sedikit masyarakat mengeluhkan soal akses kesehatan serta administrasi kependudukan. Pada prinsipnya, sebut Rustam, sebagai wakil rakyat dipastikan menindaklanjuti semua keluhan dan aspirasi masyarakat. “Aspirasi sebagai sebuah prioritas dan juga landasan bagi Pemkab Cianjur untuk dijadikan pertimbangan sehingga bisa dilaksanakan,” imbuhnya.


Sebelumnya, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, menuturkan sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), pada 2021 tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Cianjur ditarget sebesar 65%. Hingga akhir tahun lalu, progres tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Cianjur sudah mencapai 65,4% dari total 1.335 kilometer. “Artinya ini sudah memenuhi target bahkan melebihi. Jalan yang sudah mantap di Kabupaten Cianjur sudah mencapai sekitar 870-an kilometer,” terangnya.


Eri menyampaikan Pemkab Cianjur memiliki program pembangunan 1.000 kilometer jalan beton. “Kewenangan infrastruktur jalan terbagi menjadi jalan berstatus lingkungan, jalan desa, dan jalan kabupaten. Kami di Dinas PUTR menangani ruas-ruas jalan kabupaten. Sedangkan jalan lingkungan berada di Dinas Perkim. Sedangkan jalan desa ditangani melalui keuangan desa setempat,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.