DPMPTSP Keluarkan Siteplan Mie Gacoan NV Sidik, Satpol PP Siap Layangkan SP3

Atep Budiman. IST

BOGOR – Kehadiran gerai Mie Gacoan di Jalan Pahlawan, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, masih berpolemik. Bahkan restoran cepat saji tersebut, tetap nekat beroperasi meski belum mengantungi izin.


Di tengah sikap membandel Mie Gacoan yang mengabaikan teguran Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) telah menerbitkan siteplan restoran tersebut.
Kepala DPMPTSP Kota Bogor, Atep Budiman membenarkan jika pihaknya telah mengeluarkan siteplan Mie Gacoan.

Hal itu, kata dia, sebagai dasar pengajuan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).


“Siteplan sudah keluar, saat ini mereka sedang mengurus PBG,” ujar Atep kepada wartawan, Rabu (26/6/2024).


Sementara untuk sertifikat layak fungsi (SLF) paling lambat diajukan oleh pemohon tahun depan. Namun, pada aturannya SLF bisa dimohonkan enam bulan setelah bangunan selesai.


Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Perda (Gak Perda) Satpol PP Kota Bogor, Asep Setia Permana mengatakan bahwa Satpol PP akan kembali melayangkan surat peringatan (SP) 3 pada Jumat (28/6/2024) mendatang.


“SP3 akan kami layangkan pada Jumat (28/6/2024). Sebab SP2 baru kami layangkan Jumat lalu,” tandasnya.


Diketahui, Pansus Kemudahan Investasi DPRD menyentil Satpol PP Kota Bogor perihal Mia Gacoan yang berada di Jalan Batutulis Bondongan (NV Sidik).
Pasalnya, Mie Gacoan tersebut sudah buka, padahal diduga belum mengantungi sejumlah perizinan.


Menurut Ketua Pansus Kemudahaan Investasi, Achmad Rifki Alaydrus, Pemkot Bogor dalam hal pendapatan berharap, besar dengan adanya investor yang datang ke Kota Bogor untuk berinvestasi di Kota Bogor. Namun investor harus mengikuti aturan yang berlaku.


“Saya meminta Pemkot Bogor tegas dalam menerapkan aturan, jika memang melanggar harus ditindak. Pelanggaran seperti ini sering terjadi dan dianggap gampang oleh pengusaha/investor,” kata Rifki.


Menurutnya, ini bukan kasus pertama Mie Gacoan melanggar aturan, di lokasi lain di Kota Bogor pun mereka melanggar. Salahsatunya Mie Gacoan di Semplak dan Jalan Baru.


“Saya harap investor bisa lebih menghargai keberadaan Pemerintah Kota Bogor, untuk lebih tertib administrasi. Kalau memang dirasa belum memiliki izin, ya menahan diri dululah. Kita tahu investor membawa modal yang cukup besar untuk berinvestasi, tapi tolong menghargai aturan yang ada di Kota Bogor,” kata Rifki.


Rifki menambahkan, Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari pun harus lebih detail ke bawahannya.


Pj bisa memerintahkan Satpol PP Kota Bogor untuk melakukan visit atau sidang terkait perizinan yang dilanggar.=ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.