Diterjang Banjir, Peternak Ikan di Rumpin Alami Kerugian Puluhan Juta

Salah satu kolam ikan milik warga yang terendam banjir. (Ist)

RUMPIN – Akibat hujan deras yang terjadi di Kecamatan Rumpin, pada hari Rabu (29/11), membuat kolam ternak ikan milik sejumlah warga mengalami banjir dan jebol.

Menurut Supendi, seorang pemilik kolam peternakan ikan di wilayah Kampung Gunung Nyuncung Desa Kampung Sawah, banjir tersebut telah mengakibatkan 30 kolam ikan miliknya terendam dan jebol.

“Puluhan kolam ikan itu saya isi dengan ternak ikan hias jenis koi dan ada juga ikan gurame. Habis semua jebol terendam banjir,” ucap Supendi, Rabu (30/11/2023).

Ia mengungkapkan, akibat dampak banjir tersebut dirinya mengalami kerugian sekitar Rp. 50 juta lebih dari harga ikan, belum termasuk dengan kerusakan gubug, jaring dan alat – alat ternak ikan lainnya.

“Banjir memang akibat hujan deras yang turun. Tapi juga di perparah oleh tertutupnya solokan air akibat buangan tanah dari galian,” ungkap pria yang akrab disapa Bedog ini.

Dirinya berharap agar segera dapat bantuan dari pihak – pihak terkait dan ada perhatian terhadap sistem drainase air di wilayah tersebut.

“Iya, kami kan usaha disini tentu ingin ada untung. Memang ini satu musibah, tapi kami mohon adapula perhatian pemerintah,” ucapnya.

Selain melanda Kampung Gunung Nyungcung, banjir juga terjadi di Kampung Panoongan. Puluhan kolam peternakan ikan dan kolam pemancingan milik warga sekitar juga tampak ikut terendam air.

“Iya air memang cukup banyak dan merendam empang (kolam) ikan warga disini. Banyak juga yang kena banjir, pasti rugi lah karena ikan – ikannya pasti lepas,” ujar Partai, salah satu petani ikan. FRI/FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.