Ditengah Penerapan PPKM Darurat, Hari Anak Nasional Digelar Secara Sederhana

CIANJUR—Puncak acara peringatan hari anak nasional (HAN) disambut sederhana oleh kalangan anak-anak Paud Kabupaten Cianjur, secara sederhana bersama Bunda Hj Anita Sicayani, Kamis (22/07/2021), dihalaman Gedung Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ditengah penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.
Bunda Hj Anita Sicayani Herman mengatakan dalam rangka peringatan hari anak nasional ini, bunda-bundanya yang ada dirumahnya agar selalu gemar membaca. Karenanya, anak-anak tidak boleh keluar rumah ditengah situasi dan kondisi (Sikon) pandemi Covid-19.

“Untuk itu, melalui hari anak naisonal ini, saya berpesan agar bunda-bundanya selalu mengajak anak-anaknya gemar membaca. Tujuannya agar tidak ketingalan pelajaran sekolah, ditengah situasi pandemi Covid-19 ini,” kata Hj Anita Herman kepada wartawan kamis (22/7/2021).


Menurutnya, dalam rangka hari anak nasional (HAN) ini, karena masa penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat, anak usia dini ini, tidak boleh keluar rumah. Makanya ditengah situasi dan kondisi (Sikon) pandemi Covid-19 ini, agar bunda-bundanya selalu mengajak anaknya belajar dirumah. “Baik itu, menceritakan dongeng (literasi) ataupun pelajaran yang akan dipelajari disekolah. Meskipun dalam situasi dan kondisi (Sikon) pandemi Covid-19, namun tetap harus semangat untuk selalu belajar. Agar nantinya tidak ketinggalan pada pelajaran disekolah,” terangnya.


Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Paudni Disdikbud Kabupaten Cianjur, Muksin Said membenarkan jika peringatan hari anak nasional digelar secara sederhana, tidak bisa diperingati sepaerti tahun-tahun yang lalu. Kegiatan HAN ini, diikuti dengan mengikuti panduan rekaman video bunda Paud serta membacakan buku bacaan anak menuju hari puncak peringatan hari anak nasional 2021.


“Memang tujuannya untuk mematik aksi dalam meningkatkan kemampuan dasar literasi anak. Termasuk kecintaan terhadap buku, kemampuan menyimak dan memeriksa. Untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran serta mendorong aksi orang tua untuk mengembankan kemampuan literasi dasar anak sejak usia dini,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.