Disdukcapil Catat 44.981 Jiwa Atau 1.16 Persen Warga Kabupaten Bogor Belum Miliki e-KTP

Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) Kabupaten Bogor. IST

CIBINONG – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, Bambang Setiawan mengaku perekaman e-KTP sudah hampir selesai hanya tinggal menyisakan sekitar 1,16 persen dari jumlah wajib e-KTP 3.800.221 jiwa.

Data Disdukcapil tahun 2022 hingga bulan Juni mencatat sudah hampir 98,84 persen atau 3.756.240 warga Kabupaten yang sudah melakukan perekaman e-KTP, dan jumlah yang belum melakukan perekaman tinggal menyisakan 44.981 jiwa atau sekitar 1.16 persen.

Menurut Bambang, pencapaian target itu tak lepas dari sejumlah upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Disdukcapil seperti memanfaatkan Sistem Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di seluruh kecamatan.

“Bahkan di kecamatan melakukan perekaman dengan cara jemput bola ke desa-desa di akhir pekan yang harusnya pekerja libur, tujuannya agar target perekaman tercapai, dan Alhamdulillah tinggal menyisakan sedikit lagi,” ujar Bambang kepada wartawan, Rabu (7/9/2022).

Sebelumnya, proses perekaman sempat terhambat hingga tidak mencapai target akibat banyak warga yang belum memahami teknologi aplikasi.

“Dulu warga tidak banyak tahu dengan SIAK, padahal sistem aplikasi ini sudah ada di seluruh kecamatan, tapi berjalannya waktu, proses perekaman terlaksana dan sesuai target,” ungkapnya.

Selain itu, percepatan ini juga karena sejumlah inovasi pelayanan publik yang diluncurkan seperti penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang telah dilaksanakan secara menyeluruh untuk layanan dokumen kependudukan di Kabupaten Bogor baik di dinas maupun di UPT.

“Mekanisme ini lebih praktis sehingga mempercepat proses penyelesaian dokumen dan memberikan kemudahan pada masyarakat,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Bogor, Emilia Okianthy Moerthy mengungkapkan, untuk memberikan layanan kepada masyarakat yang maksimal, Disdukcapil juga terus menciptakan berbagai inovasi layanan administrasi seperti melalui SMS Alai, Semangatbogorkab (Akta Online), Neng Titu Sehat, dan Delivery Dokumen dengan PT. POS dan Siloka.

Selain itu, untuk memberikan kemudahan aksesibilitas daya jangkau, Pemkab Bogor juga optimalkan peran UPT Dukcapil yang ada di tujuh wilayah Kabupaten Bogor,

“Semua itu bentuk komitmen Pemkab khususnya Disdukcapil memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.