Disdikpora Cianjur Gelar Acara Talenta dan Pentas PAI

CIANJUR – Ribuan pelajar SMP dari sebanyak 10 Sub-Rayon yang ada dilingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, ikuti ajang Talenta sekaligus Pekan Keterampilan dan Seni (Pentas) Pendidikan Agama Islam (PAI) tahun 2024.
Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin membenarkan jika ajang Talenta dan Pentas PAI tahun ini, merupakan kegiatan yang bersifat kompetisi antar-peserta didik. Pasalnya kegiatan tersebut, mencakup bidang Olimpiade Sains Nasional (OSN). Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olinpade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Gala Siswa Indonesia (GSI), dan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI).


“Memang kegiatan ajang talenta tingkat SMP tingkat Kabupaten ini, dibuka dari sejak Senin (27/5/2024) kemarin. Ajang ini merupakan seleksi untuk ke tingkat provinsi. Jadi, kegiatan ini berjenjang mulai tingkat kabupaten dan kota, provinsi, serta nasional,” kata Helmi kepada wartawan, Selasa (28/5/2024).


Kegiatan tersebut, kata Helmi, terdapat berbagai tujuan digelarnya Ajang Talenta dan Pentas PAI. Di antaranya memberikan wadah kreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif, mengekspresikan bakat dan potensi peserta didik sesuai norma budi pekerti dan karakter berbasis budaya bangsa, serta menumbuhkembangkan daya kreativitas dan motivasi peserta didik sesuai minat, bakat, dan kemampuan.


“Tujuan dari kegiatan ini, untuk menanamkan dan meningkatkan apresiasi seni, memupuk peserta didik yang memiliki talenta, serta memberikan wadah berkreasi dalam pendidikan agama,” tegasnya.


Menurutnya, kegiatan berlangsung mulai hingga 30 Mei 2024. Untuk Ajang Talenta, venue tersebar di SMPN 1 Cianjur, SMP Mardi Yuana, Lapang Badak Putih, Gedung KONI, kolam renang Raider 300, dan GOR Pringgondani. Sedangkan lomba OSN atau OPSI dilaksanakan secara online. Sementara Pentas PAI digelar di SMPN 1 Warungkondang.


“Pentas PAI ini, merupakan kegiatan yang diunggulkan dalam upaya peningkatan mutu di sekolah. Hal ini dumaksudkan memberikan sarana aktualisasi diri bagi peserta didik dalam hal pendalaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai ajaran Islam,” terangnya.


Dia mengaku jika kegiatan itu untuk melihat sejauh mana bakat, minat, maupun prestasi anak didik baik secara akademik maupun nonakademik. Dengan begitu, maka ke depan akan lebih mudah mengarahkan mereka sesuai dengan kompetensinya. “Pasti ini akan kami kawal karena event ini berjenjang dari tingkat kota dan kabupaten, provinsi, sampai pusat,” pungkasnya. BNM/NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.