Disdik Terangkan Sistem Juklak Juknis PPDB SMP di Kabupaten Bogor

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Age | Pakar

CIBINONG – Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menerangkan juklak juknis pada pelaksaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2024/2025.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Maman Nurpadilah mengatakan bahwa penerapan PPDB jenjang SMP telah diatur dalam juklak juknis dan telah diverifikasi oleh tim validasi.

“Nah sebenarnya hak mutlak diterima dan tidak diterima itu dari tim validasi, kita jangan mengukur jarak dan ada ga administrasi lain yang tidak memenuhi syarat karena jarak itu akan terbaca otomatis sesuai NIK di alamat KK (titik koordinatnya) secara otomatis,” katanya kepada PAKAR, pada Rabu 10 Juli 2024.

Ia juga menyebut persyaratan aplikasi yang dibuat dalam pelaksanaan PPDB tersebut untuk meminimalisir kasus kecurangan.

“Kita Dinas Pendidikan tidak hanya membuat rambu-rambu, menyediakan aplikasi terkait tadi kita juga tidak bisa serta merta seperti apa KKnya tidak diakui kalau satu tahun, apa lagi tidak punya dokumen-dokumen. Yang pasti zonasi itu dan administrasi nya tidak dipenuhi,” ungkapnya.

Maman Nurpadilah juga menyampaikan dalam mekanisme PPDB pada jalur prestasi dibagi menjadi dua tahap yakni akademi dan non akademik.

“Itu sudah sesuai karena Disdik juga mengeluarkan aturan juklak-juknis nya, sedangkan untuk jalur prestasi itu ada dua tahap yakni akademik dan non akademik. Dalam juknis itu juga dijelaskan, kalau nilai rapot kelas 4-6 sudah sesuai dalam sistem otomatis,” jelasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.