Disdik : Penerapan Kurikulum Merdeka SD di Kabupaten Bogor Terbanyak ke 7 Se-Jawa Barat

CIBINONG – Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mengklaim penerapan kurikulum merdeka di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bogor mengalami peningkatan, bahkan naik peringkat terbanyak ke 7 Se-Provinsi Jawa Barat.

Kepala Seksi (Kasie) Kurikulum dan Kelembagaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Didin Syafrudin mengatakan bahwa sejak 31 Desember 2022 kemarin, Kabupaten Bogor masuk dalam peringkat 7 untuk penerapan implementasi kurikulum merdeka terbanyak.

“Kemarin dibulan November 2022, kita masuk dalam peringkat 27 atau peringkat paling rendah untuk penerapan kurikulum merdeka, lalu data terakhir bulan 31 Desember rupanya kita Kabupaten Bogor masuk peringkat 7 terbanyak untuk penerapan kurikulum merdeka dijenjang SD se-Jawa Barat,” katanya kepada PAKAR.

Dirinya juga menyebutkan bahwa saat ini Kabupaten Bogor untuk jenjang sekolah dasar (SD) sudah 766 yang menerapkan kurikulum merdeka.

“Untuk di Kabupaten Bogor yang sudah menerapkan kurikulum merdeka itu ada 766 dari 1.856 SD dan alhamdulilah kita mengalami kenaikan yang awalnya peringkat ke 27, sekarang menjadi peringkat 7 atau peringkat terbanyak se-Jawa Barat,” ucapnya.

Dirinya menargetkan untuk 1.856 SD di Kabupaten Bogor akan menerapkan implementasi kurikulum merdeka (IKM) sampai batas tahun 2024.

“Kita targetkan di tahun 2024 agar 1.856 SD ini dapat mengikuti kurikulum merdeka dan kita harapkan akan tuntas semua ditahun mendatang,” jelasnya.

Dirinya menerangkan ada beberapa kendala bagi beberapa sekolah di Kabupaten Bogor yang belum mengikuti kurikulum merdeka.

“Ada beberapa yang belum login, karena mempelajari kurikulum merdeka itu secara online dan kita melihat pembelajarannya juga ada yang baru dan pihak sekolah juga harus lolos tes. Bahkan jika memiliki satu kesalahan, pihak sekolah akan mengulang lagi dari 0,” terangnya.

Didin Syafrudin juga memaparkan kalau satu topik tersebut terhitung selama 21 hari, sedangkan ada 4 topik untuk kurikulum merdeka, merdeka mengajar, profil Pancasila dan pembelajaran pada saat jenjang.

“Masing masing punya topik dan membutuhkan 21 hari setelah kita melakukan teknik untuk menyelesaikan itu sudah paham semua bagaimana mengapload semua mengisi-nya seperti apa dan sudah ada judulnya, bahkan saat rekomendasinya juga harus ada lusus topik dan ada kedua topik kedua sampai kelima,” tukasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.