Disdik Minta Polisi Tindak Oknum Guru SMPN 1 Cigombong Pelaku Dugaan Pelecehan

Bambang W Tawekal, Kadisdik Kabupaten Bogor. IST

CIBINONG – Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor naik pitam setelah menerima laporan mengenai salah satu oknum guru melakukan indikasi pelecehan kepada murid SMP di Kecamatan Cigombong.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Bambang Tawekal mengaku sangat prihatin terkait salah satu murid menjadi korban pelecehan yang dilakukan gurunya sendiri.

“Miris sekali, saya sangat prihatin terkait masalah ini. Maka dari itu kami Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor akan memaksimalkan peran TPPK (tim pencegahan dan penanganan kekerasan) yang sudah dibentuk di setiap satuan pendidikan,” katanya kepada PAKAR, pada Minggu (25/2/2024).

Ia juga menyesalkan adanya kasus yang menghancurkan dunia pendidikan di Kabupatrn Bogor, sebab saat ini pihaknya sedang menggencarkan pencegahan kekerasan melalui sosialisasi.

“Saat ini disdik sedang gencar melakukan pencegahan terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah, ini malah ada yg membuat suasana sekolah menjadi tidak aman bagi anak didik,” kesalnya.

Ia mendorong aparat penegak hukum (APH) dapat menindak pelaku sesuai dengan tegas sesuai hukum yang berlaku. “Kita Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mendorong APH untuk menindak pelaku dengan tegas sesuai hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Senada dikatakan Kabid Pembunaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Maman Nurpadilah bahwa pihaknya sudah memanggil kepala sekolah untuk mengklarifikasi masalah tersebut, “Kepala sekolah itu sudah dipanggil oleh Kadisdik dan kita Disdik telah memberikan penegasan kepada pihak sekolah agar oknum guru tersebut tidak lagi mengajar atau bertugas disekolah itu,” tegasnya.

Ia juga menuturkan untuk status pendidikan oknum guru tersebut pihaknya telah menyerahkan ke Kementrian Agama Kabupaten Bogor. “Kita Disdik itu sudah menyerahkan status oknum guru ini ke Kemenag. Dan saya harap pihak kepolisian memberikan tindakan tegas agar oknum guru tersebut mendapatkan efek jera,” tuturnya.

Ia juga berharap pihak keluarga korban segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian agar oknum guru yang menjadi pelaku kasus dugaan pelecehan mendapatkan efek jera. “Kita hormati keputusan pihak keluarga korban, tapi saya harap pihak korban segara melaporkan ke polisi agar pelaku mendapatkan efek jera. Karena kalau tidak nanti malah diketahui oleh pelaku lainnya dan menganggap remeh kasus ini, jika pelaku tidak dilaporkan,” pungkasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.