Disdik Kab. Bogor Diem-diem Bae” Banyak Proyek Terlambat

0
27

CISARUA – Kontrak sebagian proyek fisik di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor sudah habis. Namun banyak pekerjaan yang belum rampung.

Pihak ketiga pemenang lelang dinilai tidak disiplin dalam melaksanakan pekerjaan, sehingga
terjadi keterlambatan. Pun demikian dengan Disdik Kabupaten Bogor, tidak melakukan pengawasan dengan baik. Bahkan ada asumsi hanya berkenan turun memantau ketika ada laporan permasalahan.

Salah satu proyek fisik yang belum rampung dikerjakan yaitu pembangunan tiga ruang kelas baru SDN Cisarua 01 di Kecamatan Cisarua.

Proyek bernilai Rp464.376.000 yang dikerjakan CV. Buluh Nipes Simalem dan konsultan pengawas CV. Samudra Hayati itu berdasarkan kontrak kerja dimulai pada tanggal 7 Agustus dan rampung 4 November 2018.

Namun hingga kontrak pekerjaan berakhir, tiga unit ruang kelas baru belum juga rampung. Bahkan berdasarkan pantauan fisiknya masih jauh dari 100 persen.

“Baru mau pasang genteng, dan barangnya sedang menunggu dikirim,” ujar salah seorang pekerja kepada PAKAR, kemarin.

Dijelaskannya, untuk mencapai 100 persen pekerjaan, masih sangat jauh. Selain menunggu pemasangan genteng, tahapan lainnya adalah pemasangan kusen, pemasangan keramik, pintu, kaca, plafon, dan pengecatan.

“Saya hanya pekerja, hanya melaksanakan apa yang diinstruksikan atasan,” ucap lelaki yang enggan namanya disebutkan ini.

Terpisah, kondisi serupa juga teramati dalam pembangunan RKB di Kecamatan Ciawi. Dari empat sekolah penerima yakni SDN Cibedug 01, SDN Cileungsi 01, SDN Banjarwaru 02 dan SDN Pajajaran 02, baru satu sekolah saja yang pekerjaannya selesai yakni SDN Cibedug 01.

Sementara progres pembangunan tiga unit RKB bertingkat SDN Cileungsi 01 masih di bawah 80 persen. Padahal menurut kontrak kerja berakhir tanggal 7 November 2018.

Demikian dengan SDN Banjarwaru 02, progres pekerjaan fisik baru menyentuh 80 persen meski batas akhir kontrak kerja tanggal 10 November 2018. Sementara untuk SDN Pajajaran 02 masih di bawah 50 persen karena pekerjaan fisiknya baru dimulai sebulan lalu.

Sementara Kepala Seksi Sarpras dan Kelembagaan Disdik Kabupaten Bogor, Deddy Syarifudin, enggan berbalas ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat.

ACHMAD KURNIAWAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.