Dinkes Tak Rekomendasikan Tenaga Pengajar Sekolah Untuk PTM Jika Belum Vaksin

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dedi Syarif. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Rencana pembelajaran tatap muka (PTM) pada Juli mendatang belum berbanding lurus dengan progres Vaksinasi Covid-19 yang menyasar pada tenaga pengajar di sekolah.

Sejauh ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mencatat sekitar 60 persen tenaga pengajar yang telah melaksanakan Vaksinasi Covid-19.

“Vaksinasi guru sudah di atas 60 persen. Tapi kami harap semuanya ikut berpartisipasi demi kebaikan bersama apalagi menjelang PTM,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dedi Syarif, Rabu (9/6/2021).

Menurutnya, vaksinasi untuk tenaga pengajar adalah harga mati yang harus dilakukan sebelum PTM dilaksanakan Juli mendatang.

Pihaknya pun menegaskan tidak akan memberikan rekomendasi PTM kepada sekolah yang tenaga pengajarnya belum melaksanakan Vaksinasi Covid-19.

“Kita dari satgas sudah melakukan zoom dengan semua yang berkaitan supaya guru formal maupun non formal seperti pesantren dan lain untuk divaksin dulu sebelum digelar PTM,” kata Dedi.

Dia menilai jika Vaksinasi Covid-19 kepada tenaga pengajar dilakukan untuk memberikan keamanan bersama. Baik guru, orang tua murid, bahkan murid itu sendiri.

“Jadi sekarang gini ketika guru mau tatap muka sekolahnya, maka harus sudah vaksin dengan menunjukan sertifikat vaksin. Kalaupun belum, ya kita larang,” tegasnya

“Daripada nanti menularkan ke yang lain itu lebih bahaya lagi. Apalagi kalau sampai terjadi klaster saat PTM. Maka kami harap kerjasama semuanya,” jelas Dedi. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.