Dinilai Sosok Berintegritas, Makam Jaksa Agung Pertama Dipindah ke Pusara Adhyaksa Cibinong

Bupati Ade Yasin menaburkan bunga di makam Jaksa Agung pertama, Gatot Taroenamihardja di Pusara Adhyaksa Cibinong, Kabupaten Bogor, usai upacara pemindahan makam. (Khaerul Umam | Pakar)

CIBINONG – Upacara pemindahan makam Jaksa Agung Pertama, Gatot Taroenamihardja dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta Selatan ke Pusara Adhyaksa, Cibinong, Kabupaten Bogor, digelar, Kamis (25/11/2021).

Prosesi pemindahan makam dihadiri sejumlah insan Adhyaksa, Pengurus Pusat Persatuan Jaksa Indonesia (PJI), Bupati Bogor Ade Yasin, dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto.

“Hari ini, kita menyaksikan pemindahan pemakaman Jaksa Agung pertama, Pak Gatot ke Pusara Adhyaksa, Cibinong. Ini adalah satu-satunya Pusara Adhyaksa yang kita punya,” ungkap Wakil Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi usai upacara pemakaman.

Dia menjelaskan, rencana pemindahan makam Jaksa Agung pertama, Gatot Taroenamihardja sudah dilakukan saat dirinya menjabat sebagai Ketua Persatuan Jaksa Indonesia pada tahun 2019.

Saat itu, kata dia, pihaknya mendapatkan laporan bahwa di Menteng Pulo, Jakarta Selatan, ada makam Jaksa Agung pertama, yakni Gatot Taroenamihardja.

“Mendapat laporan itu, kami bergegas melakukan pengecekan. Kami langsung hubungi keluarga almarhum Pak Gatot untuk meminta persetujuan pemindahan, keluarganya menyetujui maka dilakukanlah pemindahan. Pemindahan ini agar makam almarhum Pak Gatot bisa lebih terawat dan terperhatikan,” jelas Setia Untung Arimuladi.

Dia menilai, pemindahan makam tersebut adalah hal yang harus dilakukan. Sebab, Jaksa Agung pertama Gatot Taroenamihardja adalah orang yang berdedikasi tinggi dan memiliki integritas dalam menjalankan tugasnya.

“Beliau adalah pahlawan, beliau menjadi panutan bagi jaksa-jaksa muda ke depannya,” katanya.

Selain pemindahan makam, penghormatan terhadap Jaksa Agung pertama Gatot Taroenamihardja juga akan dilakukan dengan rencana Kejaksaan Agung yang akan mengajukan nama Gatot sebagai nama di jalan nasional.

“Ini akan kami ajukan kepada pemerintah. Akan kami usulkan,” ungkap Setia Untung Arimuladi.

Terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin berharap dengan pemindahan makam tersebut bisa menjadi sebuah penghormatan yang berdampak baik pada Kejaksaan Agung. Apalagi, Jaksa Agung Gatot Taroenamihardja disebut sebagai orang yang memiliki integritas tinggi dalam mengabdi kepada negara.

“Ini kan tanah mereka yang memang dikhususkan untuk pemakaman. Tentunya harapan kami yang terbaik ya, dan yang pasti kami mendukung pemindahan ini,” kata Ade Yasin. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.