Diduga Pungli, Kadinsos Cianjur Dilaporkan ke Kejari

Ketua DPD YLPKN Jabar Hedra Malik, sedang memberikan berkas laporan dugaan pungli dilakukan Kadinsos Cianjur dan berkas diterima staf Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur, Selasa (2/2/2021). (ESYA)

CIANJUR—Diduga akibat tidak mampu menangani persoalan program Bantuan Pangan Nonton Tunai (BPNT) di Kabupaten Cianjur, Kepala Dinas (Kadinsos) Kabupaten Cianjur, Ahmad Muntawali, dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur oleh Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara (YLPKN), dengan dugaan pungli “Uang Gesek” oknum agen atau E-Warung sebesar Rp5000 setiap E-Warung.


“Kami dari YLPKN secara resmi, telah melaporkan tentang adanya dugaan penyimpangan atau pungli yang dilakukan oknum agen atau E-Warung, “Uang Gesek” sebesar Rp 5000″ dalam program BPNT ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur,” kata Ketua YLPKN DPD Jabar Hedra Malik, Selasa (2/2/2021).


Menurutnya, berkas laporan tersebut, memang telah diserahkan dan diterima oleh staf Kejari Cianjur, tepat pukul 13.57 WIB. “Saya berharap kepada pihak Kejari Cianjur, untuk segera menindaklanjiti laporan tersebut,”tegas Hendra dihadapak para awak media dihalaman Kantor Kejaksaan Negeri (kejari) Cianjur.


Sementara itu, salah seorang staf Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur, Mega Ayu Pratiwi membenarkan, jika pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur, telah menerima laporan dugaan pungli yang dilakukan oknum agen atau E-Warung tersebut. “Memang tadi, saya sudah menerima berkas aduan. Ya tinggal menunggu proses, nanti disampaikan kepada pak Kejari,” pungkasnya. SYA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.