Diduga Lahannya Diserobot, Warga Rumpin Lakukan Hal Ini

Aparatur pemerintah dan ahli waris saat berada di lokasi lahan yang dipersoalkan. IST

CIBINONG – Polemik sengketa lahan antara warga dengan pemerintah terus terjadi. Kali ini salah satu warga Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri Cibinong karena diduga tanahnya diserobot Pemkab Bogor.

Sebelum menempuh jalur hukum, upaya mediasi kerap ditempuh. Namun tidak ada titik temu hingga akhirnya harus dibawa ke meja hijau.

Saat ini, polemik lahan antara ahli waris dengan Pemerintah Kabupaten Bogor sudah memasuki sidang keempat dengan agenda menghadirkan saksi dari ahli waris.

Kuasa Hukum ahli waris, Toto Relawanto menjelaskan, persolan sengketa lahan muncul beberapa tahun ke belakang karena lahan yang dulunya dipinjam kini seolah dikuasai.

“Perjanjian awal dengan almarhum Ariman bin Kasiun beberapa puluh tahun lalu hanyalah pinjam lahan untuk kantor Kecamatan Rumpin, tapi setelah kantor kecamatan pindah, lahan itu masih dikuasasi, malah disewakan ke Koperasi,” terang Toto kepada wartawan saat berada di PN Cibinong.

Namun karena pihak ahli waris memiliki bukti kepemilikan dan diperkuat saksi-saksi yang masih ada akhirnya melakukan gugatan secara perdata.

Bukti-bukti yang dimiliki ahli waris sendiri berupa surat Kikitir tahun 1958 atas nama Ariman bin Kasiun. Lalu tidak hanya itu,ahli waris juga menunjukan daftar keterangan obyek untuk ketetapan Ipeda/surat tanda pembayaran Ipeda sektor pedesaan tanggal 10 Agustus 1980 dengan kohir No. 409 atas nama Ariman bin Kasiun beralamat dengan nomor Persil 53.S.IV Persil 52b.D.11 Persil 54.D.III Persil 52.D.II

Bukti lainnya, ahli waris memiliki sebuah Surat pemberitahuan ketetapan Ipeda/surat tanda pembayaran Ipeda tahun 1981 No. Kohir/F 409 wajib Ipeda Ariman bin Kasiun, ditandatangani oleh Kepala Desa Rumpin.

Tidak hanya itu, ahli waris juga memiliki Surat pemberitahuan ketetapan Ipeda tahun 1982 No. Kohir/F 409 dengan nama wajib Ipeda Ariman bin Kasiun, ditandatangani oleh Kepala Desa Rumpin.

“Bukti-bukti tadi ditambah adanya Buku C Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin Kohir 409 atas nama Ariman bin Kasiun yang dicatat dan diregister oleh Kepala Desa Rumpin,” ungkap kuasa hukum.

Atas dasar itu, ia meyakini bahwa lahan seluas 2 ribu meter di jalan Prada Samlawi, Kampung Warung Sawah RT 004 RW 004 Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor benar milik klienya.

Tidak cukup sampai disitu, sejumlah saksi dari ahli waris juga membenarkan bahwa tanah yang ada di depan masjid besar Rumpin milik almarhum Ariman bin Kasiun.

Hal itu seperti dikatakan mantan Sekdes Rumpin tahun 2004-2007, Dedi Triadi. Menurutnya, dirinya tahu riwayat tanah tersebut.

“Bahkan kakek saya yang dulu pinjam lahan itu pada sekitar tahun 1930 untuk kantor kecamatan, kantor kecamatan pindah itu pada tahun 1998, dan di leter C desa masih dengan mana Ariman bin Kasiun,” ucap Dedi.

Sementara, belum ada satu pun dari pihak Pemerintah Kabupaten Bogor yang bisa dikonfirmasi terkait ini. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.