Dewan Mau Hapus Perda Tak Relevan, Plt Bupati: Mubazir

Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan. (Diskominfo)

CIBINONG – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Bogor, akan mengevaluasi sejumlah peraturan daerah (Perda) yang dianggap tidak relevan dengan kondisi Kabupaten Bogor saat ini.

“Kami akan mengevaluasi (satu persatu). Dan sejauh yang rutin kita evaluasi dan revisi adalah perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Itupun dilakukan lima tahun sekali karena kondisi di Kabupaten Bogor terus berkembang dan berubah,” kata Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Bogor, Irman Nurcahyan, Senin (4/7/2022).

Irman mengaku jika pihaknya saat ini tengah menginventarisir Perda Kabupaten Bogor yang sudah tidak sesuai.

Tidak hanya evaluasi, pihaknya pun berencana menghapus atau memperbaharui perda dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) pada 2023.

“Nantinya kita akan pilih mana yang masih kongkret dijalankan dan mana yang tidak, mending kita hilangkan perda-perda yang sudah tidak bermanfaat atau kita perbaharui lagi,” paparnya.

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan agar Perda di Kabupaten Bogor bisa berjalan sebagaimana mestinya yang memang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Peraturan di pusat itu akan sering berubah-ubah sehingga kita di daerah harus menyesuaikannya. Karena peraturan di pusat itukan menjadi rujukan kita di daerah dalam membuat aturan,” jelas Irman.

Menyikapi itu, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menyayangkan, jika anggota dewan berencana menghapus sejumlah perda dengan anggapan sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.

Sebab, menurut Iwan, sangat mubazir jika nanti dewan mengambil keputusan tetapi harus menghapuskan satu produk hukum lainnya.

“Kalau memang tidak bisa dilaksanakan, mungkin direvisi perdanya ya (bukan dihapus) agar lebih tajam. Karena kalau dihapus kan mubazir, menghapus perda dengan perda. Tapi saya belum tahu juga dari teman-teman dewan ada bahasan soal perda itu,” kata Iwan. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.