Dewan Ingatkan Lahan Hibah Rawan Digugat

0
28

BOGOR – DPRD Kabupaten Bogor mengingatkan eksekutif tidak gegabah memanfaatkan lahan hibah. Validasi dan kajian harus dilakukan matang agar tidak menimbulkan masalah pada kemudian hari.

“Periksa secara seksama riwayat tanahnya. Pemkab Bogor harus lebih berhati-hati lagi, jangan sampai ketika sudah dibangun fasilitas umum, ada pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan,” ujar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Saptariyani kepada pakuanraya.com, Selasa (13/11/2018).

Seperti halnya lahan yang dihibahkan masyarakat Desa Sukamaju, sebut dia, Pemkab Bogor harus benar-benar melakukan kajian secara matang.
Meskipun diakuinya kebutuhan sekolah baru jenjang SMP di Kecamatan Megamendung merupakan kebutuhan mendesak.

“Dewan hanya mengingatkan, bukan artian tidak mendukung. Kita hanya mengimbau agar pemda lebih hati-hati,” ucap legislator PDIP itu.

Sementara, Disdik Kabupaten Bogor bersiap mendirikan SMPN 3 Megamendung tahun 2019. Rencananya sekolah tersebut dibangun di atas tanah hibah masyarakat Desa Sukamaju.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Kabupaten Bogor, Hidayat membenarkan. SMPN 3 Megamendung akan didirikan di lahan yang merupakan hibah dari tokoh masyarakat Desa Sukamaju.

“Informasinya memang pemilik lahan sudah menghibahkan ke Pemkab Bogor. Tapi mengenai rencana ini (pendirian sekolah baru), kami menunggu verifikasi administrasi dan teknis peruntukan dari BPKAD Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Dijelaskan dia, penghibah memang sangat berharap tanahnya dibangun SMPN 3 Megamendung. Pertimbangannya jumlah sekolah yang ada tidak seimbang dengan anak usia sekolah.

“Tentu hal itu sangat bagus, mengingat luas serta cakupan pelajar wilayah Kecamatan Megamendung cukup besar. Namun, hanya ada dua SMP negeri saja,” katanya.

IQBAL RUKMANA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.