Demi Minyak Goreng, Warga Desa Tlajung Udik Rela Antri dan Berdesakan

Warga Tlajung Udik saat mengantri untuk mendapatkan minyak goreng. Age | Pakar

GUNUNGPUTRI – Puluhan warga rela mengantri hingga berjam-jam dan berdesakan demi mendapatkan minyak goreng senilai Rp 14.000/liter yang ada di salah satu toko di kampung Pabuaran, RT 01/12, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Hal itu di sampaikan oleh salah satu warga, Yuni (40) bahwa saat ini minyak goreng sulit sekali di dapatkan dan membutuhkan jarak hingga berkilo-kilo meter untuk mendapatkan bahan pokok tersebut.

“Parah susah banget sekarang mendapatkan minyak goreng, buat masak aja kadang saya bingung kalau lagi ga ada minyak goreng,” keluhnya.

Lanjut ia mengatakan bahwa dirinya rela mengantri untuk mendapatkan minyak goreng hingga berjam-jam karena minyak saat ini sangat sulit sekali di dapatkan dan memang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Saya sudah mengantri dari pukul 07.00 WIB dan baru mendapatkan pas pukul 10.00 WIB, yah lumayan lama juga nunggu ini dari pada susah nyari kemana-mana lebih baik yang ada aja,” katanya.

Sementara itu pemilik toko, Heri menyebutkan pihaknya telah menyiapkan sebanyak 4.989 botol minyak goreng yang berukuran 1 liter.

“Sudah kita siapkan hari ini sebanyak 415 krat yang 1 kratnya berisi 12 botol minyak goreng dengan berukuran 1 liter, jadi totalnya hari ini sebanyak 4.989 botol dan satu orang warga maksimal dapat membeli di sini hanya 2 liter saja,” ungkapnya.

Tak hanya itu dirinya pun akan menyiapkan perharinya sebanyak ribuan botol minyak goreng untuk warga Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

“Untuk warga Gunung Putri yang tidak mendapatkan minyak goreng hari ini tidak perlu khawatir, besok kita siapkan lagi sebanyak 1.200 botol,” tandasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.