Delapan Desa di Kecamatan Ciomas Masih Zona Merah, Warga Diminta Pakai Masker Ganda

Data monitoring sebaran Covid-19 di Kecamatan Ciomas. (Ist)

CIOMAS – Pemerintah Kecamatan Ciomas terus berupaya menurunkan angka positif Covid-19 dan mengantisipasi penularan virus berbahaya itu dengan berbagai program. Dari data terakhir yang diperoleh dari pihak kecamatan yakni data 26 Juli lalu, tercatat sebanyak 8 Desa Zona Merah, 2 desa Zona Kuning, 1 desa Zona Orange.

Camat Ciomas, Chairuka Jhudyanto mengimbau kepada masyarakat apabila berpergian kemana mana menggunakan kendaraan umum, kendaraan pribadi, R2 (motor) maupun sekedar berbelanja ke warung dan pertokoan dekat rumahnya, Wajib pakai masker ganda dua lapis.

“Lapisan bagian dalam menggunakan masker standar kesehatan, sedangkan masker bagian luar bisa menggunakan bahan kain,” imbaunya.

Camat menambahkan, penetapan status zona merah pada 26 Juli tersebut, adalah akibat tingginya warga Ciomas yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Dan sampai pada Kamis 5 Agustus ini, dari 11 desa yang masih berstatus zona merah tetap berada di 8 desa, zona kuning dua Desa, zona Orange satu desa,” jelasnya.

Chairuka menambahkan, kini jumlah warga Ciomas yang masih positif Covid-19 tinggal 339 orang lagi. “Akan tetapi saya yakin jumlahnya akan terus menurun, mengingat sebelumnya yang terkonfirmasi positif sempat menembus angka 4.260 orang. sembuh 3.833 orang, meninggal dunia 98 orang,” jelasnya.

Untuk data desa diwilayahnya yang kini masih tetap berstatus zona merah, Camat menyebutkan diantaranya Laladon, Desa Ciomas Rahayu, Desa Ciomas, Desa Kota Batu, Kelurahan Padasuka, Desa Ciapus, Desa Sukamakmur dan Desa Pagelaran, sedangkan zona kuning masih di sandang oleh Desa Sukaharja dan Desa Parakan, zona Orange Desa Mekarjaya.

“Dari 11 desa yang jumlah kematian warganya paling tinggi akibat Covid-19 berada di Kelurahan Padasuka sebanyak 8 orang dan di Desa Ciomas Rahayu 18 orang,” bebernya.

Sehingga selama masa perpanjangan PPKM Level 4 di Ciomas, sambung Camat, warga Ciomas wajib pakai masker Ganda dan mematuhi Prokes serta 5 M. “Kini setiap hari Muspika Kecamatan dan Satgas Covid masih rutin menggelar razia, diantaranya razia kerumunan dan pesta pernikahan yang menggelar Organ Tinggal,” tandasnya.

Terpisah, Rusmin Kepala Desa Laladon menambahkan, pada tiga minggu sebelumnya jumlah warga Laladon yang positif Covid-19 mencapai 393 orang. “Yang sudah sembuh sudah lebih dari 357 orang, meninggal dunia 8 orang. Untuk itu Kami berharap status Desa Laladon bisa berubah menjadi zona Kuning,” pungkasnya. JEF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.