Datangi Gedung Merah Putih di Jakarta, Ini yang Dilakukan Disdikpora Cianjur

Inilah Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur Helmi Halimudin saat diwawancara wartawan. Esya | Pakar

CIANJUR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan telah didatangi oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur. Kedatangan, pejabat dari Disdikpora Kabupaten Cianjur tersebut, diwakili oleh Kepala Bidang (Kabid) SMP Helmi Halimudin. Pasalnya, Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin sedang pergi ke Mekah untuk melaksanakan ibadah haji.


Informasi yang berhasil dihimpun, kepergian Kabid SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Heli Halimudin, mewakili Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, keke Gedung KPK tersebut, bukan terkait permasahan hukum. Namun, untuk memohon bingbingan dan koordinasi sosialisasi tentang “anti korupsi”, bagi guru dan siswa-siswi sekolah yang ada dilingkungan Disdikpora Cianjur.


Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin membenarkan jika pihaknya telah mendatangi kantor KPK untuk mewakili Pemkab Cianjur. “Memang satu minggu lalu, kami mendatangi KPK bukan urusan terjerat hukum. Namun, untuk menghadiri launching bus KPK untuk pendidikan anti korupsi,” terang Helmi,kepada wartawan Rabu, (29/05/2024).


Kebetulan, kata Helmi, saat menghadiri acara launching bus KPK berkesempatan mengajukan waktu melakukan sosialisasi anti korupsi ke Kabupaten Cianjur. Insya Allah dari KPK akan kebagian kedatangan KPK untuk memberikan materi-materi anti korupsi kepada para siswa-siswi Cianjur.


“Nanti KPK bersosialisasi ke siswa-siswi untuk memberikan pendidikan anti korupsi mulai dari PAUD hingga jenjang SMP, untuk Cianjur akan dilaksanakan di Alun-alun Cianjur hanya jadwalnya menunggu dulu. Kenapa Cianjur masuk program tersebut, karena dekat dengan Ibukota Jakarta,” katanya.


Helmi mengaku memang pendidikan anti korupsi harus ditanamkan dari sejak kecil agar setelah dewasa siswa-siswi tersebut, tidak melakukan praktek korupsi. “Bimbingan maupun sosialisasi anti korupsi tersebut, harus ditanamkan serta difahami dari sejak kecil,” pungkasnya. BNM/NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.