Dampak Kegiatan KBM Daring, Murid Baru Hanya Tahu Nama Guru, Tidak dengan Orangnya

SMKN 1 Ciomas Kabupaten Bogor masih memberlakukan KBM secara daring. Agung | Magang

BOGOR – Kebijakan belajar di rumah masih berlaku seiring masih tingginya penambahan kasus Covid-19 di wilayah Bogor Raya.

Salah satunya di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Ciomas. Pembina di sekolah tersebut, Hajarol mengatakan, pihaknya masih memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara dalam jaringan (daring). 

Langkah ini ditempuh untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19. “Upaya ini kami tempuh untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Untuk ekstrakulikuler, sementara dihentikan,” kata Hajarol, Sabtu (17/7/2021).

Dia menambahkan, dampak dari daring adalah murid-murid yang baru masuk sekolah tidak tahu satu persatu guru yang mengajarnya. “Hanya tahu nama, namun tidak orangnya,” tuntasnya. (Agung | Magang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.