Dampak Jembatan Cicadas Ambruk, Ratusan Pelajar di Babakan Madang Jalan Kaki 2 Kilometer ke Sekolah

BABAKANMADANG – Sejumlah siswa SDN Babakan Madang 06 terpaksa memutar jalan sejauh 1-2 kilometer akibat terkena dampak dari putusnya jembatan penghubung kampung Cicadas, Desa Babakan Madang, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (22/9/2022).

Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Desa Babakan Madang, Yusup bahwa akibat ambruknya jembatan aliran sungai Citeureup membuat sejumlah siswa di SDN Babakan Madang 06 sementara ini terpaksa berjalan kaki.

“Tadi pagi jembatan Cicadas ini ambruk, karena lokasi jembatan tidak jauh dari posisi SDN Babakan Madang 06 saat siswa akan pulang sekolah, terpaksa mereka berjalan kaki dengan memutar arah menuju jalan puncak dua yang jauhnya kira-kira 1 sampai 2 kilometer,” katanya kepada PAKAR.

Namun saat siswa akan berjalan kaki pulang sekolah menuju kampung Cicadas terdapat mobilisasi milik PT Sentul City yang menawarkan untuk mengantar para siswa tersebut.

“Alhamdulilah tadi ada 2 mobil milik Sentul City dan para siswa itu ada yang jalan kaki dan ada yang dapat tumpangan. Dan untuk beberapa hari kedepan para siswa SDN Babakan Madang 02 nanti akan kita kita antar jemput menggunakan mobil siaga desa agar sampai sekolah dengan tepat waktu,” imbuhnya.

Bukakan hanya itu sebeberapa bagian siswa SDN Babakan Madang 06 juga merupakan warga Desa Sumur Batu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

“Jadi ada sebeberapa bagian juga siswanya merupakan warga kampung Babakan Jengkol, Desa Sumur Batu dan mereka juga terkena dampak dari imbasnya ambruknya jembatan tersebut. Maka dari itu semoga Dinas terkait segera membuat jembatan sementara dan mempermudah pendidikan diwilayah Babakan Madang,” tandasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.