Cuti Diproses BKN, Kursi Asisten Administrasi Kosong Bulan Depan

Ilustrasi kursi pimpinan. IST

CIBINONG – Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, Febriyanti menyebut, kursi Asisten Administrasi yang ditinggal Zulkifli akan kosong pada bulan depan.

Saat ini, kata dia, Zulkifli sedang mengajukan Cuti di Luar Tanggungan Negara (CLTN) atau cuti yang berlaku selama minimal 1 tahun dan maksimal 3 tahun yang tengah diproses Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Beliau (Zulkifli) sedang mengajukan cuti di luar tanggungan negara. Prediksi September ini beliau akan CLTN,” ujarnya.

CLTN ini sendiri diketahui sudah diajukan Zulkifli sejak Juli 2022. Namun sebelum itu selesai diproses, Febriyanti mengatakan jika yang bersangkutan sudah lebih dulu mengajukan cuti daerah hingga 16 Agustus 2022.

“(Ini) sudah ditandatangani Plt Bupati untuk cuti alasan penting hingga sampai tanggal 16 agustus ini, karena orang tua dan mertuanya sakit,” jelasnya.

CLTN yang diajukan Zulkifli tersebut akan membuat kekosongan jabatan pada kursi Asisten Administrasi. Sehingga, pemerintah daerah harus mengisi kekosongan tersebut dengan pejabat baru.

“Prosesnya, itu hak pimpinan. Tapi kalau memang CLTN tak perlu dirotasi karena jabatannya akan diisi orang baru. Bisa rotasi di eselon II atau assessment kembali,” ungkap Febriyanti.

Seperti diketahui, mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor itu kabarkan sering tak masuk kantor sejak dipindahkan ke Asisten Administrasi.

Bahkan, Zulkifli mengambil cuti alasan penting ketika menjabat sebagai Asisten Administrasi dengan alasan orang tua dan mertuanya tengah sakit. Cuti alasan penting itu dia ambil dan perpanjang tiap bulan, hingga Agustus ini dengan masa akhir cuti 16 Agustus 2022 dan diperkirakan akan dilanjutkan dengan CLTN.

Sebelumnya, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman meminta Pemkab Bogor untuk segera mengisi kekosongan jabatan Asisten Administrasi pada Sekretariat Daerah yang saat ini kosong dengan membuka pendaftaran lelang jabatan terbuka atau open bidding.

Usep menilai, kosongnya jabatan esselon II yang ditinggal Zulkfli karena cuti diluar tanggungan negara, sedikit banyak berpengaruh pada kinerja Pemkab Bogor.

“Posisi yang kosong itu harus segera diisi. Pemkab Bogor bisa melakukan open biding atau asesment untuk jabatan tersebut, sehingga kekosongan jabatan ini tidak lama,” kata Usep. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.