Cegah Pemudik Masuk Cianjur, Polres Siapkan 8 Titik Sekat

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Meilawaty. (ENDI)

CIANJUR – Polres dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menyiapkan 8 titik pos penyekatan di setiap perbatasan untuk cegah masuknya pemudik dari luar kota. Larangan mudik dilakukan untuk menekan penyebaran COVID-19. Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Meilawaty, mengatakan 8 titik penyakatan yakni Puncak dan Cikalong yang merupakan perbatasan Cianjur-Bogor, Gekbrong, Takokak dan Agrabinta yang perbatasan Cianjur-Sukabumi, serta Haurwangi Naringgul, dan Cidaun yang merupakan perbatasan Cianjur-Kabupaten Bandung.

“Total ada 8 titik. Namun untuk yang selatan nanti diserahkan pengawasan dan penjagaannya pada Polsek,” kata dia.

Lanjut Kasatlantas mengatakan, penyekatan dilakukan bukan untuk menghentikan mobilisasi masyarakat, melainkan untuk mencegah adanya penyebaran COVID-19 dari luar kota ke Cianjur. Tidak hanya itu, penyekatan atau penjagaan tersebut juga dilakukan untuk memantau adanya travel gelap yang mengakut penumpang dari luar kota menuju Cianjur.

“Penyekatan dilakukan bukan untuk menghentikan mobilisasi masyarakat tapi sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran Covid-19 serta untuk memantau adanya travel gelap yang membawa pemudik,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, mengatakan pihaknya akan memerintahkan Satpol PP dan Dishub Cianjur untuk lakukan pengecekan di setiap perbatasan. Menurutnya penjagaan tidak hanya dilakukan menjelang musim mudik, namun dari pertengahan bulan Ramadhan. Masyarakat dari luar daerah diwajibkan menunjukan surat hasil rapid test antigen jika ingin masuk Cianjur.

“Mulai dari kendaraan pribadi hingga angkutan umum akan diperiksa. Kalau memang tidak bawa surat rapid antigen, kami akan pulangkan ke daerah asalnya. Kami akan jalankan aturan pusat terkait larangan mudik,” pungkasnya. NDI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.