Cegah Lost Generation, Ade Yasin Harap Guru Terus Berinovasi di Tengah Pandemi

Bupati Ade Yasin pada peringatan Hari Guru Nasional di Gedung Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Kabupaten Bogor. (Diskominfo for Pakar)

CIBINONG – Bupati Ade Yasin berharap guru-guru yang ada di Kabupaten Bogor terus melakukan inovasi dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah Pandemi Covid-19.

Dia menilai, inovasi guru dalam PTM akan menentukan sejauh mana kualitas anak didik. Terlebih hal itu juga akan mampu mencegah ‘Lost Generation’ atau kehilangan generasi penerus yang dikhawatirkan terjadi akibat Pandemi Covid-19.

“Lost Generation tentunya harus kita cegah bersama-sama. Pandemi sangat membuat khawatir itu terjadi, namun dengan upaya PTM yang tentunya dibarengi dengan inovasi dari tenaga pendidik, saya yakin itu akan mampu meminimalisir hal tersebut,” ungkap Ade Yasin dalam upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di Gedung Auditorium, Sekretariat Daerah, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (25/11).

Dia mengaku menyadari betul kondisi Pandemi Covid-19 begitu berat khususnya pada sektor pendidikan. Namun guru tetap harus mampu memberikan pendidikan terbaik kepada siswa.

“PTM yang dibarengi dengan daring atau
pembelajaran jarak jauh harus juga dibarengi dengan inovasi, bagaimana cara guru memberikan pelajaran agar tetap tersampaikan dengan baik kepada siswa. Kita harus sama-sama membangun, mencegah Lost Generation semampu kita. Mudah mudahan itu bisa kita cegah. Mudah mudahan tetap bisa kita didik dengan sebaik-baiknya,” jelas Ade Yasin.

Disamping itu, Ade Yasin meminta sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Bogor untuk membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi remaja dengan menyelenggarakan vaksinasi massal bagi siswa.

Menurutnya, hingga saat ini masih ada sejumlah sekolah di Kabupaten Bogor yang belum menyelenggarakan vaksinasi bagi siswanya meski Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah dilaksanakan.

“PTM akan kita tunda jika sekolah di tingkat SMP dan SMA belum melaksanakan vaksinasi, karena ada beberapa sekolah yang tidak menyelenggarakan vaksinasi massal untuk siswanya, tapi tetap melaksanakan PTM ini akan berbahaya sekali,” tegas Ade Yasin.

Untuk percepatan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor pun telah memerintahkan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di tingkat kecamatan, desa hingga RT bersinergi dengan baik.

“Sekolah juga bisa berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 di kecamatan. Semua harus saling koordinasi, harus komunikasi untuk meminimalisir penyebaran Covid-19,” jelas Ade Yasin.

Namun begitu, dia tetap mengapresiasi para guru dalam membantu percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi para guru di Kabupaten Bogor. Membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi ini. Selamat Hari Guru Nasional,” tandas Ade Yasin.=MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.