Cegah Kasus Penculikan, KPAD Minta Orang Tua dan Disdik Ikut Mengawasi

Ilustrasi penculikan. (Ist)

CIBINONG – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) menanggapi soal isu penculikan anak yang meresahkan dan mengkhawatirkan dilingkungan masyarakat yang ada di Kabupaten Bogor.

Hal itu disampaikan Komisioner KPAD Kabupaten Bogor, Asep Saepudin bahwa dalam masyarakat terus mengantisipasi adanya isu yang beredar soal penculikan anak tersebut.

“Soal isu penculikan anak yang beredar ini, kami KPAD Kabupaten Bogor terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, dalam penanganan dan antisipasi kasus tersebut. Dan Ini adalah tanggung jawab dan harus menjadi kewaspadaan kita bersama,” katanya kepada PAKAR.

Dirinya juga meminta kepada orang tua untuk terus waspada dan mengawasi secara ketat untuk anak-anaknya terutama saat berada diluar rumah dan diluar sekolah.

“Intinya semua orang tua harus selalu waspada, kemudian tidak mudah percaya apalagi menyebarluaskan berbagai informasi yang belum jelas kebenarannya dan selalu berkoordinasi dengan aparat pemerintah setempat,” jelasnya.

Pemberitaan sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Juanda Dimansyah mengatakan saat ini pihaknya tengah menyiapkan surat edaran yang akan dilayangkan ke sekolah jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (Paud),
Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik negeri maupun swasta.

“Untuk mengantisipasi beredarnya isu penculikan anak, kita dari Disdik sedang mempersiapkan surat edaran dan akan melayangkan ke ribuan sekolah yang terdiri dari jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Bogor,” katanya kepada PAKAR.(29/1)

Dirinya juga menuturkan bahwa pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk meminta security atau penjaga sekolah mengambil peran guna meningkatkan pengamanan dilingkungan sekolah.

“Kita juga akan berkoordinasi dengan sekolah-sekolah dan meminta agar security disetiap sekolah mengawasi siswa-siswa yang bertujuan untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan dilingkungan sekolah,” jelasnya.

Juanda Dimansyah menegaskan saat di jam istirahat, pihak sekolah harus melarang siswa untuk tidak mencari makan diluar sekolah karena ini salah satu upaya agar siswa tetap berada dilingkungan sekolah.

“Saya pengen pihak sekolah stand by untuk menjaga anak-anak saat berlangsung kegiatan belajar mengajar (KBM). Bahkan saat jam istirahat juga, guru harus ambil peran untuk menjaga dan mengaja siswa untuk tetap dikantin sekolah dan tidak mencari jajanan diluar sekolah,” tegasnya.

Dirinya menerangkan upaya ini untuk mengantisipasi maraknya isu yang beredar soal penculikan anak baik dilingkungan masyarakat dan dilingkungan sekolah.

“Upaya itu harus, dan ini salah satu upaya kita dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Agar setiap sekolah yang ada di Kabupaten Bogor menjaga dan mengawasi anak-anak saat masuk sekolah dan pulang sekolah,” tandasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.