Cegah Hepatitis Akut, Puskesmas Cigudeg Gencar Sosialisasi

CIGUDEG – Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cigudeg, di Kecamatan Cigudeg, dalam waktu dekat ini akan lakukan upaya gerak cepat (Gercep) untuk mensosialisasikan Pola Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) kepada warga di enam desa guna mencegah penyebaran penyakit Hepatitis Akut di Cigudeg.

dr. Arvid Kepala Puskesmas Cigudeg membenarkan, rencana Sosialisasi PHBS yang akan dilakukan bersama tim-nya tersebut, tujuannya agar seluruh warga Cigudeg menyadari betapa pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan rumah tempat tinggal, maupun menjaga kebersihan sehari hari.

“Benar, Dalam waktu dekat ini kami pihak Puskesmas Cigudeg akan melakukan sosialisasi PHBS di enam desa bertujuan agar masyarakat mau menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” katanya.

Tujuan lain sosialisasi PHBS ini lanjutnya, adalah untuk mencegah terjadinya sebaran Hepatitis Akut yang penyebabnya berasal dari kebiasaan hidup lalai pada kebersihan.

“Misalnya lupa rajin mencuci tangan, punya kebiasaan mencuci sayuran dan beras di sungai, mencuci piring dan mencuci pakaian disungai, serta MCK di sungai. Oleh karena itu perlunya sosialisasi PHBS ini, agar warga mau meninggalkan kebiasaan lama tersebut,” jelasnya.

Agar diketahui sambung dr. Arvid, penyebab penularan penyakit Hepatitis Akut itu serupa dengan Hepatitis A, yakni berasal dari makanan, minuman, tempat makan dan tempat minum tidak bersih, hingga penularannya juga melalui system pencernaan.

“Saat ini sosialisasinua masih kami lakukan di internal Puskesmas dulu, serta masih kepada pasien yang datang. Maka dari itu rencana sosialisasi PHBS ke enam desa ini, tak lain untuk memberi penyadaran dan pemahaman kepada warga, agar segera mau meninggalkan kebiasaan lama lalai pada kebersihan, sebab kini sudah waktunya warga menerapkan PHBS dalam kehidupannya sehari hari,” bebernya.

Ia juga mengimbau, agar warga Cigudeg mau lebih disiplin lagi menjaga kebersihan lingkungan, baik disekitar pekarangan rumah maupun di dalam rumah. “Termasuk rajin mencuci tangan dengan air bersih mengalir, mandi tiga kali sehari, tidak buang air besar di kebun maupun di sungai, serta tidak lagi mencuci sayuran, beras, piring, gelas dan pakaian di aliran sungai,” ujarnya.

Masih kata dr. Arvid, yang perlu dicegah dari kebiasaan buruk di yang rutin dilakukan warga adalah MCK disungai, mengingat tingkat resiko penyebaran bekteri penyakit di aliran sungai sangat tinggi. “Saya imbau agar warga Cigudeg mau menerapkan kebiasaan PHBS untuk menjaga kesehatan keluarga,” tukasnya.

Sementara beberapa kepala desa di wilayah Puskesmas Cigudeg saat dihubungi terkait rencana Sosialisasi Program Pola Hidup Bersih Dan Sehat yang akan dilakukan dr. Arvid kepala Puskesmas Cigudeg bersama tim, ke enam kepala desa diantaranya Kades Cigudeg dan Kades Banyuwangi, menyatakan setuju dan mendukung. JEF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.