Cegah DBD dan Banjir, Warga Tegalwaru Ciampea Kompak Lakukan Kerja Bakti

Terlihat warga Tegal Waru saat melakukan kegiatan kerja bakti untuk mencegah DBD dan banjir. (Ist)

CIAMPEA – Kesadaran Warga Desa Tegal Waru, di Kecamatan Ciampea pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah munculnya wabah demam berdarah (dbd) dimusim penghujan, ternyata semakim hari samakin tinggi, hal ini membuat Hj. Nunung Nuriyah Kepala Desanya tersenyum sumringah.

Bagaimana tidak, pasalnya sejak Ibunda Muhammad Rizky Anggota DPRD Kabupaten Bogor ini duduk menjadi Kepala Desa Tegal Waru, program pertamanya yakni mengajak semua warga desanya mau selalu guyup bergotong royong membangun desa bersama sama, akhirnya berhasil.

“Alhamdulilah, kini program kerjabakti gotong royong membersihkan lingkungan sudah menjadi agenda rutin disetiap jumat pagi yakni program Jumat bersih dan Program Kerja Bakti disetiap hari minggu,” kata Hj. Nunung Nuriyah Kepala Desa Tegal Waru kepada Pakar Online.

Seperti hal nya yang baru saja kegiatan kerjabakti bergotong royong yang dilaksanakan beberapa hari kemarin oleh seluruh warga dari 8 RT di wilayah RW 6, yakni membersihkan semua saluran drainase yang tersumbat oleh sampah di masing masing rt, untuk mencegah bahaya banjir dimusim hujan serta mencegah munculnya jentik nyamuk aedes Agipty wabah demam berdarah, Kades mengaku senang.

“Kegiatan kerjabakti gotong royong tersebut berlangsung rutin di hari minggu dan jumat dimulai pada pukul tujuh pagi hingga selesai,” bebernya.

Selain itu, lanjut Kades, warga juga melakukan bersih bersih didalam rumah maupun di pekarangan rumah masing masing serta mengubur sampah plastik dan kaleng agar tidak digenangi air hujan.

“Alhamdulilah, kerja keras desa mengajak warga sadar PHBS dan selalu mau rutin bergotong royong membersikan lingkungan tempat dari sampah maupun kerja bakti membangun lingkungan dan lainnya, kini membuahkan hasil. Selain itu Kami juga rutin menghimbau kepada semua warga Tegal Waru melalui kegiatan pengajian majelis ta’lim maupun melalui grup wa rt dan rw khususnya kepada warga yang bermukim di lokasi lahan rawan longsor agar dimusim hujan ini mau ekstra waspada dan selalu melaporkan kepada desa jika mengetahui ada pergerakan tanah di tempatnya bermukim,” jelasnya.

Ade Hambali warga RW 6 menambahkan, pentingnya kesadaran warga akan phbs merupakan tanggung jawab dalam membatu pemerintah pada sesi pembangunan kesehatan.

“Desa Tegal Waru kini harus berubah, pertama diawali dengan sadarnya semua warga pada kebersamaan, terutama keberdamaan dalam menjaga kebersihan lingkungan, guyub bergotong dan mau mengedepankan Pola Hidup Bersih dan Sehat, pasti warga sehat desa pun maju,” pungkasnya. JEF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.