Camat Nanggung Meminta Kepala Desa Hati-hati Mengelola Program Samisade

NANGGUNG – Camat Nanggung meminta kepada seluruh Kepala Desa di Kecamatan Nanggung agar hati-hati mengelola program satu milyar satu desa (samisade), sehingga selaras dengan visi misi Bupati Bogor yaitu Bogor membangun.

Camat Nanggung Ae Saefuloh, menyampaikan, agar seluruh desa berhati-hati dengan program yang di cetus Bupati Bogor ibu Ade Yasin, karna progam samisade salah satu solusi untuk pembangunan. “Saya mengimbau kepada seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Nanggung agar tidak main-main dengan program samisade, dan agar selaras dengan fisi misi Bupati Bogor,” ucapnya.

Dengan program yang di cetuskan oleh pemerintah Kabupaten Bogor ini, dinilai bisa meningkatkan ekonomi baru dan pembangunan yang merata bagi setiap Desa yang tertinggal terutama bagi Kecamatan Nanggung. “Ini kan salah satu solusi bagi Desa tertinggal dari segi pembangunan, kesenjangan sosial, pendidikan, dengan fasilitas infrastruktur yang menunjang serta saran pasaran yang menudukung sehingga, membuat sumber daya manusia pun akan meningkat,” jelasnya.

Tepisah, Menurut Kepala Desa Kalongliud Jani Nurzaman, mengatakan, program samisade ini program perdananya fisi misi ibu Ade Yasin selaku Bupati Bogor yaitu Bogor membangun.

“Untuk Desa Kalongliud program samisade di alokasikan ke tiga titik untuk pembangunan, yang pertama jalan penghubung antar RW, kedua tembok penanggul tanah (TPT), ketiga pembangunan jalan antar kampung,” ujar dia.

Sementara itu, dari pembangunan yang di lakukan melalui program samisade, salah satunya pembangunan TPT bisa memecahkan persoalan di masyarakat ketika hujan deras. “Pembangunan TPT ini tidak hanya di rasakan oleh pertanian saja, akan tetapi sebagai tanggul penahan air dikala musim penghujan tentu itu menjadi masalah rutin di saat penghijauan yang menipah 2 RW,” jelasnya.

Dengan total luas wilayah Desa Kalongliud mencapai 329 hektar, mayoritas penduduknya berpenghasilan di bidang sektor pertanian yang mencapai 140 hektar di bidang pertanian. “Hampir mayoritas berpenghasilan di pertanian, yang di kelola oleh lima kelompok tani, kira-kira hampir 40% penduduk di Desa Kalongliud baik di pertanian maupun di perkebunan,” tandasnya.

Lanjut dia, samisade ini salah satu solusi pembangunan bagi pedesaan agar setiap Desa merata di bidang pembangunan dan masyarakat menjadi sejahtera. “Dengan program samisade diharapkan bisa menjadi solusi mempercepat pembangunan di pedesaan tidak hanya di bidang pembangunan akan tetapi kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar, ” tutupnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.