Camat Citeureup Akui PKL dan Terminal Bayangan Jadi Persoalan yang Sudah Masuk List

Ruas jalan simpang Citeureup dipenuhi angkutan dan PKL. IST

CITEUREUP – Kesemrawutan kawasan simpang Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor kian parah. Selain Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terus bertambah, keberadaan angkutan yang mangkal sembarangan pun kian memperparah kawasan tersebut.

Camat Citeureup Edi Suwito Sutono Putro mengatakan, jabatan sebagai Camat Citeureup baru saja beberapa pekan. Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, dari mulai internal kecamatan sampai urusan diluar kecamatan termasuk kesemrawutan simpang Citeureup.

“Ya satu-satu tentunya harus kami selesaikan, pastinya yang prioritas dulu, InsyaAllah semua selesai,” ujar Edi Suwito kepada wartawan, Senin (27/11/2023).

Namun begitu, ia mengungkapkan perlu adanya peran semua untuk menyelesaikan persoalan kesemrawutan di simpang Citeureup, dari mulai Pemerintahan, kepolisian maupun pihak-pihak terkait.

“Sejak saya masuk jadi camat Citeureup sudah menginventarisir persoalan yang ada di Citeureup, termasuk PKL dan terminal bayangan,” ucapnya.

Yang pasti, pemerintah kecamatan akan secara bertahap menyelesaikan persoalan PKL maupun angkutan yang mangkal sembarangan.

“Nanti saya akan Koordinasi dengan Dinas Perhubungan, Satpol-PP serta pihak-pihak lainnya, untuk menyelesaikan persoalan di simpang Citeureup ini,” bebernya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun wartawan ini, keberadaan terminal Citeureup sebenarnya sudah ada tidak jauh dari Pasar Citeureup.

Hanya saja, lanjut dia, lokasi kini dikuasai parkir kendaraan khususnya roda dua. Anehnya, tidak ada tindakan bagi pengelola parkir yang berada di lahan yang peruntukannya menjadi terminal Citeureup. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.