Cairkan Dana Hibah Asal, KNPI Kubu Hasyemi Minta Bupati Ade Yasin Evaluasi Kepala Dispora

0
23

BOGOR – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor kubu Hasyemi Faqihudin mengkritisi pencairan dana hibah untuk organisasi kepemudiaan.

Menurut Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, kubu Hasyemi Faqihudin, tindakan Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Bambang Setiawan yang mencairkan dana hibah kepemudaan dinilai tanpa aturan.

Selain itu terkesan tidak ada niat baik sesuai aturan hukum, bahkan di tengah suasana yang melambung panas di tubuh DPD KNPI Kabuoaten Bogor, Kepala Dispora terkesan masa bodoh dan cuek.

“Tindakan Dispora Kabupaten dalam melakukan pencarian dana hibah kepemudaan yang tanpa aturan dan selonong boy jelas sangat menyalahi aturan. Malah dugaan kami dalam proses memuluskan pencairan dana kepemudaan tersebut juga dibantu oleh oknum lainnya.”kata Hasyemi Faqihudin kepada Pakuanraya.com Kamis (6/8/2020).

Padahal, kata Hasyemi, untuk bisa mencairkan hibah dana kepemudaan KNPI di sejumlah daerah di Indonesia, bahkan tingkat pusat hingga Menpora, tidak gampang. Terlebih masih terjadi dualisme kepemimpinan. Hal ini buntutnya akan menimbulkan masalah.

“Dalam hal ini kami DPD KNPI Kabupaten Bogor sudah melayangkan surat desakan kepada KPK dan BPK RI untuk melakukan audit di kantor Dispora,” tegasnya.

Selain itu sambung Hasyemi, munculnya alasan ‘status quo’ Kemenkumham kepada kepengurusan KNPI Pusat, juga menjadi dasar agar KPK segera mengambil sikap tegas terhadap Kepala Dispora Kabupaten Bogor.

“Saya sangat menyayangkan sikap Kepala Dispora Kabupaten Bogor Bambang Setiawan yang tidak melek kronologis Musda XIV KNPI yang pernah terjadi, bahkan muncul pernyataannha soal hanya perlu adanya pengakuan dan restu dari DPD KNPI Jabar. Sikap ini adalah indikasi dari upaya keberpihakan. Padahal jelas publik pemuda sudah mengetahui hasil Musda di Gumati Resort itu cacat,” sebutnya.

Sebab menurutnya, keabsahan organisasi yang legal dan diakui oleh negara harus memiliki lampiran keputusan dari Kemenkumham dan terdaftar di Kemenpora.

“Tanpa mau melihat itu, Kadispora Bambang Setiawan justru seenaknya mengeluarkan anggaran untuk beberapa kegiatan yang pernah dilakukan saat dualisme sedang terjadi. Pencairan dana hibah pemuda ini atas dasar apa, ini bahaya. Kemenpora saja tidak berani mencairkan anggaran saat DPP KNPI terjadi tigalisme. Ini kok justru seorang kepala dinas berani,” geram dia.

Ini juga salah satu contoh lainnya disaat tigalisme DPD KNPI Jawa Barat terjadi, meskipun satu DPD KNPI diantaranya sekarang vakum.

“Dimana Gubernur Jabar saat itu Ahmad Heryawan tidak berani mengeluarkan dana hibah kepemudaan di tengah tigalisme KNPI. Saya mendesak agar Kepala Disporq Bambang Setiawan mundur dari jabatannya, atau kebobrokan soal indikasi jangan semakin lebar,” pinta Hasyemi Faqihudin.

Hasyemi Faqihudin bersama seluruh jajaran pengurus DPD KNPI Kabupaten Bogor mendesak agar Bupati Bogor Ade Yasin dan Ketua DPRD Rudy Susmanto melihat dengan mata tajam pada persoalan ini. Bgi kubu KNPI Hasyemi, soal urusan uang tidaklah seberapa, tapi sikap dan tanggung jawab seorang Kadispora Bambang Setiawan akan merusak citra Kabupaten Bogor.

“Selain KPK dan BPK, untuk masalah ini kami juga sudah melaporkan kepada Kejari Kabupaten Bogor, karena hal ini dinilai kami anggap sangat urgensi. Selain itu terkait program pelatihan pelatihan oleh Dispora pun kami terus membidiknya, dan sudah kami laporkan. Karena diduga ada penggelembungan anggaran,” tandasnya.

Hasyemi Faqihudin juga masih ingat pernyataan Kadispora Bambang Setiawan perihal Dispora Kabupaten Bogor hanya mengakui satu kepengurusan KNPI, yakni yang diakui oleh kepengurusan DPD KNPI Provinsi Jawa Barat pimpinan Fikri Ikhsani yang saat ini menjabat sebagai Camat Tajurhalang.

“Kenapa KNPI Kami tidak dirangkul, soalnya Kadispora hanya mengakui KNPI yang diakui DPD Jawa Barat saja. Bahkan kata Bambang Setiwan saat itu dengan tegas mengatakan tidak akan ikut campur dengan kisruh yang terjadi di wadah kepemudaan itu,” kata dia.

Hasyemi juga mengungkap saat Musda XIV DPD KNPI Kabupaten Bogor di Gumati Resort pada 3-4 Mei 2019 lalu ada kecacatan karena. Fikri Ikhsani dan Budi menyatakan mundur, ini ada jejak digitalnya dalam video berdurasi 2: 39 yang beredar.

JEFRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.