Cabor Jujitsu Banyak Diperkuat Anggota TNI, Kolonel Cpm Sudarno Bilang Begini

Kolonel Cpn Sudarno. (Abriadi | Pakar)

CIBINONG – Pelaksanaan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) XIV Jawa Barat 2022, cabang olahraga Jujitsu yang akan digelar di Kabupaten Bandung Barat, pada 26-28 November 2021, adalah langkah awal atlet untuk mendapatkan tiket menuju Porprov 2022.

Hal itu dikatakan Bagian Kepelatihan Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Pusat, Kolonel Cpm Sudarno SE. SH. MH, disela-sela kunjungannya ke Kantor Kodim 0621/Kab.Bogor, Rabu (24/11/2021).

Menurut Kolonel Cpm Sudarno, BK Porprov XIV Jawa Barat 2022, adalah pintu masuk atlet untuk mengembangkan bakat serta prestasinya di cabang olahraga Jujitsu. Jadi mereka harus tetap menjunjung tinggi jiwa sportifitas pada saat bertanding untuk menjadi yang terbaik.

“Cabang olahraga Jujitsu, termasuk banyak anggota TNI yang jadi atlet. Tapi saya yakin dan percaya tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, karena mereka pasti menjunjung jiwa sportifitas pada saat bertanding. Apalagi mereka bagian dari keluarga besar PBJI, jadi mustahil terjadi kekisruhan,” kata Pelatih yang menyandang Sabuk Merah Putih atau Dewan Guru Besar DAN VIII Jujitsu itu.

Selain itu kata Kolonel Cpn Sudarno yang sekaligus Pelatih Jujitsu di Kementerian Pertahanan (Kemhan) itu mengatakan pertandingan BK Porprov akan berlangsung sportif antar atlet dari masing-masing daerah. Karena tujuan mereka adalah prestasi menuju Porprov 2022, ataupun Pekan Olahraga Nasional (PON) Sumatera Utara-Aceh pada tahun 2024 mendatang. Jadi atlet pasti akan menjunjung jiwa sportivitas tersebut.

“Jadi Porprov Jawa Barat 2022 ataupun Provinsi lainnya, adalah kesempatannya masing-masing Provinsi untuk mengirimkan atletnya ke PON 2024. Jadi saya yakin atlet Jabar akan bersaing secara sportif dalam mengejar impian mereka untuk masuk jadi bagian Kontingen Jawq Barat,” kata Kolonel Cpm Sudarno. =ADI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.