Bupati Terjunkan Tim Gercep, Ada Apa?

0

BOJONGGEDE – Mendapati warganya dalam keadaan tak berdaya, Bupati Bogor, Ade Yasin, langsung menerjunkan Tim Gerak Cepatnya (Gercep) ke rumah Nuh (74) di Jalan Raya Tonjong Setu Kemuning RT 001/004 Desa Cimanggis, Kecamatan Bojong Gede.

Laporan tersebut pertama kali didapatkan Ade Yasin dalam akun instagram pribadinya @ademunawarohyasin dari salah seorang warganet, pada Rabu (20/1/2021).

“Dapat laporan itu, saya langsung minta Tim Gercep untuk langsung menuju rumah Pak Nuh pada Kamis 21 Januari,” kata Ade Yasin, Jumat (22/1/2021).

Saat didatangi Tim Gercep, Ade Yasin menyebut jika kondisi Nuh, pria yang sudah terlampau tua tersebut, dalam keadaan yang memprihatinkan.

“Beliau (Nuh) hidup sendiri di rumahnya, keadaannya cukup memprihatinkan. Tangan sebelah kirinya tidak bisa bergerak. Beliau sehari-harinya hanya mengandalkan bantuan dari keponakannya untuk bertahan hidup (makan-red),” jelas Ade Yasin.

Melihat hal tersebut, Tim Gercep yang diterjunkan juga langsung berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kabupaten Bogor untuk penanganan tindak lanjut.

Alhasil, saat ini Nuh untuk sementara waktu, dipindahkan ke Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) Citereup untuk mendapatkan penanganan dan perawatan yang lebih baik.

Di tengah penanganan Nuh di BKS Citereup, Pemkab Bogor juga berupaya memperbaiki rumah pria tua tersebut. Bahkan setelah itu, Ade Yasin mengaku siap menyalurkan bantuan seperti Karpet Dasar, Kompor Gas, Dispenser Air, Kasur matras, Alat kebersihan, Lemari kecil, dan Kebutuhan sandang melalui Tim Bogor Gercep.

Ade Yasin menilai, tindakan saling peduli seperti ini harus ditanamkan masyarakat sesama di lingkungan. Sebab, penanganan serupa bukan hanya merupakan kewajiban pemerintah, tapi para tetangga yang ada di sekitar.

Apalagi, sambung dia, saat ini Indonesia khususnya Kabupaten Bogor, masih dilanda Pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan akan berakhir.

“Di tengah Pandemi covid-19, mari tingkatkan kepedulian antar sesama,” tutur Ade Yasin.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Mustakim menuturkan, dalam menangani masalah sosial seperti kasus yang dialami Nuh ini, harus lah ada sinergitas.

“Setiap instansi yang berkaitan harus bersinergi. Hal ini tak lain untuk membantu masyarakat, sebagaimana program Pancakarsa Kabupaten Bogor, yakni Karsa Bogor Sehat dan Berkeadaban,” kata Mustakim. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.