Bupati Tegaskan Tak Ada Ganjil-genap Seperti di Kota Bogor

Bupati Bogor Ade Yasin. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Bupati Ade Yasin dengan tegas menyatakan bahwa Kabupaten Bogor tidak akan menerapkan sistem ganjil-genap seperti yang dilakukan tetangganya, Kota Bogor untuk mengurangi mobilitas masyarakat.

“Kami masih lakukan kebijakan penyekatan wilayah. Penyekatan di tempat-tempat ramai seperti di Puncak” tegasnya, Jumat (13/8/2021).

Menurutnya, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor tetap berpedoman pada aturan yang ditetapkan Pemerintah Pusat dalam kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Belum ada pergerakan di luar instruksi pemerintah, sejauh ini kami masih mengikuti itu. Karena memang kami ingin menyukseskan PPKM ini untuk mengendalikan tingka ketertulan Covid-19,” jelas Ade Yasin.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor itu menyebut jika pihaknya membagi fokus pengawasan PPKM pada tiga ring. Yakni perkotaan, tempat wisaya, dan jalur-jalur perbatasan.

Khusus pengawasan perbatasan, dilakukan di delapan titik, yaitu Jasinga perbatasan dengan Lebak, di Parungpanjang perbatasan dengan Tangerang, di Parung perbatasan dengan Depok, di Gunung putri perbatasan dengan Bekasi, di Cileungsi perbatasan dengan Bekasi, di Cibinong perbatasan dengan Depok, di Cigombong perbatasan dengan Sukabumi, serta di Simpang Gadog dari arah Jakarta.

Kemudian, pengawasan perkotaan dilakukan dengan menutup sejumlah ruas jalan utama di sekitaran Cibinong dan Sentul, yakni Jalan Cikempong-Stadion Pakansari dan Simpang Sentul-Stadion Pakansari. Kedua jalan tersebut ditutup mulai pukul 20.00 WIB – 04.00 WIB.

Ade Yasin menyebutkan, pengawasan tempat pariwisata dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 hingga tingkat desa, untuk memastikan semua tempat wisata di pelosok desa tutup.

“Intinya kami masih ikut kebijakan dari pusat, belum ada instruksi lain di luar itu,” jelas Ade Yasin menekankan.=MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.